Penulis Taiwan Ku Yu-ling luncurkan buku yang suarakan kaum buruh dan tersisihkan

22/09/2024 19:01(Diperbaharui 22/09/2024 19:01)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Penulis Ku Yu-ling meluncurkan buku “一切都在此時此刻” (Semua Ada Di Sini Saat Ini). (Sumber Foto : Kontributor pribadi, 20 September 2024)
Penulis Ku Yu-ling meluncurkan buku “一切都在此時此刻” (Semua Ada Di Sini Saat Ini). (Sumber Foto : Kontributor pribadi, 20 September 2024)

Taipei, 22 Sep. (CNA) Penulis Taiwan Ku Yu-ling (顧玉玲), yang berfokus pada hak-hak buruh, baru-baru ini meluncurkan buku berjudul “一切都在此時此刻” (Semua Ada Di Sini Saat Ini), yang mengangkat suara kaum buruh dan yang tersisihkan, termasuk menceritakan kerasnya kondisi yang dihadapi pekerja migran.

Menurut informasi dari INK, buku ini mencakup berbagai lingkungan kerja ekstrem hingga kecelakaan kerja, mencakup berbagai aspek seperti gender, kelas, hingga etnis, dan mengajak pembaca kembali melihat kondisi kerja, situasi buruh, serta proses pemulihan setelah cedera kerja.

Dalam bukunya, Ku menceritakan bahwa bagi pekerja, makna keringat telah berubah karena berbagai kerusakan yang terjadi di lingkungan kerja yang akrab dengan mereka.

Di antara lain, Ku menunjukkan, pekerja konstruksi berkeringat deras di lokasi kerja, tetapi tidak dapat menggunakan toilet di lokasi konstruksi. 

Ku mengangkat kondisi bagaimana pekerja migran berdesakan di asrama sempit dari beton dan seng, dengan pintu darurat yang mengarah ke ruang tamu mewah.

Ada yang mengalami amputasi akibat sengatan listrik bertegangan tinggi, ada yang mengalami pecah gendang telinga atau tuli permanen akibat suara mesin yang bergema, tulis Ku.

Ku menuliskan kepercayaannya bahwa setiap langkah yang diambil pekerja memengaruhi seluruh tubuh mereka, di mana ketidaknormalan fisik menimbulkan ketakutan, stigma, dan prasangka yang memperdalam jurang pemisah, tetapi masih ada cahaya kecil di dunia yang cacat ini.

Ku juga menyatakan bahwa ia tidak pernah melihat korban yang menangis dan mengasihani diri sendiri, “Yang saya alami saksikan selalu adalah keberanian, ketegasan, dan martabat orang-orang yang kehilangan tangan atau kaki untuk berjuang mendapatkan keadilan.”

Bagian pertama buku ini dimulai dari pengalaman pribadinya sebagai sekretaris serikat pekerja di Independence Evening Post, merinci perjuangan untuk hak-hak pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dan pekerja garis depan, serta berbagai lika-likunya yang tidak dapat dipercaya. 

Sementara itu, bagian kedua menggambarkan dengan cermat perjalanan emosional korban cedera kerja dan cerita di baliknya.

Bagian ketiga menggambarkan vitalitas lapisan bawah masyarakat, termasuk penari telanjang di pesta perayaan, tekad rehabilitasi seorang disabilitas berat, refleksi dari kematian seorang pekerja pribumi, dan melihat asa di bawah bayangan yang tampaknya tanpa harapan.

Ku Yu-ling sendiri adalah seorang lektor kepala di Fakultas Humaniora Taipei National University of the Arts yang beberapa karyanya telah memenangkan penghargaan sastra.

(Oleh Chiu Tsu-yin dan Antonius Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.