Hukuman mati ditegakkan untuk pembunuh istri, ibu mertua, dan anak tirinya

09/07/2026 18:08(Diperbaharui 09/07/2026 18:08)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Chang (berpakaian abu-abu), pria yang dijatuhi hukuman mati karena membunuh istrinya, ibu mertua, dan anak tirinya. Foto arsip CNA
Chang (berpakaian abu-abu), pria yang dijatuhi hukuman mati karena membunuh istrinya, ibu mertua, dan anak tirinya. Foto arsip CNA

Taipei, 9 Juli (CNA) Pengadilan Tinggi Taiwan pada hari Kamis menguatkan hukuman mati terhadap seorang pria bermarga Chang (張) karena membunuh istrinya, ibu mertua, dan anak tirinya yang berusia 3 tahun saat mereka tidur di New Taipei.

Wen Chia-chien (文家倩), juru bicara Divisi Kriminal Pengadilan Tinggi, mengatakan pengadilan menolak banding Chang setelah menemukan bahwa putusan Pengadilan Distrik New Taipei telah sesuai dengan prinsip proporsionalitas dan sepadan dengan tingkat keparahan kejahatan.

Chang mengakui pembunuhan tersebut selama persidangan kedua dan hanya mengajukan banding atas hukumannya.

Putusan ini masih dapat diajukan banding.

Wen mengatakan para hakim menemukan bahwa Chang telah merencanakan pembunuhan tersebut dengan cermat, dan mencatat bahwa korban termasuk ibu mertua yang berusia 69 tahun dan anak tirinya yang berusia 3 tahun.

Mengingat sifat pembunuhan yang telah direncanakan dan cara pelaksanaan yang sangat kejam, pengadilan memutuskan bahwa kasus ini merupakan "kejahatan yang paling serius," ujarnya.

Menurut putusan Pengadilan Distrik New Taipei, pembunuhan terjadi antara 30 April dan 2 Mei 2024, di Distrik Sanchong, New Taipei.

Chang, yang saat itu berusia 24 tahun, mencekik istrinya, ibu mertua, dan anak tirinya saat mereka tidur.

Ia kemudian mencuri barang berharga milik ibu mertuanya dan melarikan diri ke Taichung dalam upaya menghindari penangkapan sebelum akhirnya ditangkap pada 12 Mei.

Pengadilan Distrik New Taipei menjatuhkan hukuman mati kepada Chang pada September 2025.

(Oleh Liu Shih-yi, Wu Kuan-hsien, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.