PERTAHANAN /Taiwan berencana bangun kapal penyelamat kapal selam

02/02/2026 15:08(Diperbaharui 02/02/2026 15:08)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto: Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto: Dokumentasi CNA)

Taipei, 2 Feb. (CNA) Militer Taiwan berencana membangun kapal penyelamat kapal selam setelah penyelesaian prototipe kapal selam domestik pertamanya, menurut laporan kementerian pertahanan yang dirilis pekan lalu.

Proyek pembangunan kapal penyelamat kapal selam ini akan dilaksanakan selama tujuh tahun -- dari 2027 hingga 2033 -- dengan biaya sebesar NT$13,2 miliar (Rp7 triliun), menurut laporan "Bahan Militer yang Diatur pada Paruh Kedua Tahun Anggaran 2025" yang diunggah di situs web Kementerian Pertahanan Nasional (MND) pada 30 Januari.

Dana tersebut akan dialokasikan oleh Angkatan Laut untuk membangun kapal yang akan meningkatkan kemampuan penyelamatan kapal selam, kata laporan itu.

Sementara itu, antara tahun 2027 dan 2032, Angkatan Laut berencana membangun kapal pendukung tempur cepat kelas Panshih kedua dengan perkiraan biaya NT$17,2 miliar, menurut laporan tersebut.

Selama periode enam tahun dari 2028 hingga 2034, Angkatan Laut juga berencana membangun satu lagi kapal dok pendaratan amfibi kelas Yushan dengan perkiraan biaya NT$13,4 miliar, kata laporan itu.

Militer Taiwan juga memiliki target membangun 10 fregat ringan dari 2028 hingga 2040 dengan biaya NT$250 miliar, serta membangun dua kapal penyelamat dan penarik dari 2027 hingga 2034 dengan biaya NT$21,8 miliar, menurut MND dalam laporan tersebut.

Laporan ini dirilis satu hari setelah prototipe kapal selam pertahanan dalam negeri Taiwan (IDS), yang diberi nama Hai Kun, atau Narwhal dalam bahasa Inggris, memulai uji coba menyelam yang telah lama dinantikan.

MND sebelumnya berencana menyelesaikan semua uji coba pada Narwhal pada September tahun lalu untuk memenuhi tenggat pengiriman November 2025, namun uji coba tersebut mengalami beberapa penundaan besar.

Setelah Narwhal selesai, kapal selam kedua dijadwalkan akan dibangun pada tahun 2027 di bawah proyek IDS Taiwan, kata MND.

(Sumber Foto: Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto: Dokumentasi CNA)

Tujuan yang lebih luas adalah memastikan Angkatan Laut Taiwan memiliki total empat kapal selam pada tahun 2027 -- prototipe Narwhal dan IDS kedua, bersama dengan dua kapal selam kelas Chien Lung (Sword Dragon) yang dibeli dari Belanda pada 1980-an, menurut kementerian pertahanan.

Taiwan juga memiliki dua kapal selam peninggalan Perang Dunia II yang dibeli dari Amerika Serikat pada 1970-an, namun kini hanya digunakan untuk tujuan pelatihan.

(Oleh Matt Yu, Joseph Yeh, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.