Taipei, 14 Juli (CNA) Lelang enam mobil mewah sitaan kejaksaan Taipei pada Selasa (14/7) pagi menarik 14 kelompok pembeli dan berlangsung meriah, dengan total nilai penjualan mencapai NT$35,43 juta (Rp19,9 miliar), kata Kementerian Kehakiman (MOJ).
Dimulai pukul 10.30, lelang berhasil diselesaikan pada pukul 11.15 dengan persaingan harga yang sengit, kata Direktorat Jenderal Eksekusi Administratif Cabang Shihlin MOJ dalam rilis pers.
Baca juga: Sederetan mobil mewah sitaan kejaksaan Taipei akan dilelang
Mobil yang paling menarik perhatian adalah Ferrari 812 GTS berwarna emas, mobil sport super yang dilengkapi mesin V12 aspirasi alami berkapasitas 6.496 cc yang terjual dengan harga tinggi sebesar NT$16,98 juta setelah melalui beberapa putaran penawaran sengit, kata Cabang Shihlin.
Kendaraan lainnya, Ferrari F12 Berlinetta berwarna kuning muda terjual seharga NT$5,75 juta, sementara Rolls-Royce Wraith putih berhasil dilelang dengan harga NT$7,15 juta.
Sementara itu, Porsche 718 Boxster S berwarna biru muda, Porsche Taycan 4 Cross Turismo listrik ungu muda, serta Mercedes-Benz A180 putih masing-masing terjual dengan harga NT$1,86 juta, NT$2,73 juta, dan NT$960 ribu.
Cabang Shihlin mengatakan hasil lelang akan diserahkan kepada Kantor Kejaksaan Distrik Taipei untuk disimpan dan digunakan sesuai hukum di kemudian hari, termasuk untuk penyitaan, penagihan kembali aset, atau pengembalian kepada korban.
Melalui kerja sama lintas lembaga antara institusi kejaksaan dan badan pelaksana eksekusi administratif, proses pengubahan aset hasil kejahatan menjadi uang tunai dapat dipercepat serta pelestarian nilai aset dapat diwujudkan, kata cabang tersebut.
Hal ini, kata cabang tersebut, secara efektif memutus keuntungan dari tindak kejahatan dan menunjukkan hasil konkret dalam upaya penelusuran aset hasil kejahatan serta perlindungan hak korban.
Menurut rilis pers, kasus terkait bermula ketika kejaksaan Taipei menyelidiki dugaan pelanggaran Undang-Undang Perbankan dan penipuan oleh anggota sebuah kelompok kriminal.
Berdasarkan hukum, pihak kejaksaan menyita enam kendaraan bernilai tinggi dan meminta Cabang Shihlin melaksanakan lelang guna mengubah aset tersebut menjadi uang tunai.
Selesai/ML