Taoyuan, 22 Jun. (CNA) Militer Taiwan hari Senin (22/6) meluncurkan "Latihan Kesiapan Tempur Segera" selama lima hari di seluruh negeri untuk memastikan bahwa pasukannya siap merespons dengan cepat jika Tiongkok meningkatkan aktivitas zona abu-abunya menjadi serangan militer skala penuh.
Latihan yang berlangsung dari Senin hingga Jumat ini bertujuan untuk membantu satuan militer di semua tingkatan memperkuat kemampuan mereka dalam bertransisi lebih cepat dari operasi masa damai ke operasi masa perang, demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Nasional (MND) dalam siaran pers yang dikeluarkan hari Minggu.
Pada awal latihan Senin pagi, satuan tempur segera bergerak ke posisi pertahanan yang telah ditentukan di seluruh negeri sebagai persiapan untuk menangkis pasukan musuh yang menyerang.
Di Taiwan utara, beberapa kendaraan lapis baja roda delapan "Clouded Leopard" tipe CM32, CM33, dan CM34, serta satu kendaraan Sistem Komunikasi Informasi Lapangan Militer (FICS), terlihat melintasi Jalan Raya Provinsi 31 dekat Qingpu di Taoyuan.
Su Tzu-yun (蘇紫雲), seorang peneliti di Institut Penelitian Pertahanan Nasional dan Keamanan yang didanai pemerintah Taiwan, mengatakan kepada CNA bahwa garis pertahanan di wilayah Qingpu sangat penting untuk pertahanan Taiwan utara dan mencegah pasukan musuh maju ke wilayah Taipei dan sekitarnya, di mana pusat-pusat politik dan ekonomi utama berada.
Qingpu, yang terletak di perbatasan antara Distrik Zhongli dan Dayuan di Taoyuan, berada di dekat Stasiun Kereta Cepat Taoyuan, MRT Bandara Taoyuan, Jalan Tol Nasional No. 2, dan Jalan Raya Provinsi 31, ujarnya.
Hal itu menjadikan Qingpu sebagai lokasi strategis utama dan pusat transportasi di Taiwan utara, kata Su, seraya menambahkan bahwa wilayah ini juga dekat dengan distrik Guanyin, Dayuan, dan Luzhu di kota tersebut serta dekat dengan Pelabuhan Perikanan Zhuwei -- semuanya dianggap sebagai lokasi pendaratan potensial bagi pasukan Tiongkok yang menyerang.
Mengingat faktor-faktor tersebut, kendaraan militer dari Brigade Infanteri Mekanis ke-269 melakukan latihan kesiapan tempur di wilayah tersebut hari Senin, berlatih posisi pertahanan terbaik, kata Su.
"Latihan Kesiapan Tempur Segera" pertama kali diluncurkan pada Maret 2025. Pada saat itu, Menteri Pertahanan Wellington Koo (顧立雄) mengatakan latihan ini diperkenalkan untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi pelecehan dan ancaman zona abu-abu yang semakin sering dilakukan oleh militer Tiongkok.
Aktivitas zona abu-abu adalah tindakan yang melibatkan metode ambigu atau nontradisional yang bertujuan mencapai tujuan strategis tanpa secara terang-terangan melewati ambang batas menuju konflik terbuka.
Selesai/ja