Lin Yu-ting dari Taiwan raih perak di Piala Dunia Tinju di Tiongkok

22/06/2026 11:51(Diperbaharui 22/06/2026 11:51)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : halaman FB Lin Yu-ting)
(Sumber Foto : halaman FB Lin Yu-ting)

Taipei, 22 Jun. (CNA) Peraih medali emas Olimpiade Lin Yu-ting (林郁婷) harus puas dengan medali perak di ajang World Boxing Cup 2026 di Guiyang, Tiongkok, setelah kalah dari petinju Kazakhstan Viktoriya Grafeyeva di final kelas 60 kilogram (kg) putri pada Minggu (21/6).

Memenangkan ronde pembuka dengan skor lima juri, Lin terus bertahan meski Grafeyeva meningkatkan tekanan di ronde kedua.

Namun, sebuah pukulan keras ke kepala membuat Lin terjatuh di ronde terakhir, membantu Grafeyeva mengamankan kemenangan dengan keputusan split 3-2.

Pelatih Lin, Tseng Tzu-chiang (曾自強), mengatakan bahwa perpindahan Lin dari divisi 57 kg putri (kelas bulu) ke divisi 60 kg (kelas ringan) menjadi salah satu faktor kekalahan tersebut.

Kelas berat yang lebih tinggi menguji stamina Lin, kata Tseng, seraya menambahkan bahwa Lin tampaknya belum sepenuhnya pulih dari semifinal melawan mantan juara dunia asal Tiongkok, Yang Chengyu (楊成宇), pada hari Sabtu.

Pertandingan ini merupakan penampilan pertama Lin di final World Boxing Cup sejak naik ke divisi 60 kg setelah meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.

Setelah mengambil jeda selama 19 bulan dari kompetisi internasional di tengah ketidakpastian terkait regulasi baru tes jenis kelamin dari World Boxing, Lin kembali bertanding awal tahun ini.

Turnamen di Guiyang ini merupakan ajang internasional keduanya di kelas berat baru, setelah Asian Boxing Championships bulan April, di mana ia meraih medali perunggu.

Putaran Guiyang dari World Boxing Cup berlangsung dari 15-21 Juni dan diikuti oleh 333 petinju dari 44 negara dan wilayah, menurut panitia penyelenggara.

(Oleh Li Chien-chung, James Lo, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.