Washington/Brussels, 15 Sep. (CNA) Amerika Serikat meyakini bahwa pertukaran yang lebih erat antara Taiwan dan komunitas internasional bermanfaat bagi masyarakat negara tuan rumah, kata seorang juru bicara pemerintah AS kepada CNA pada Senin (14/9), ketika diminta untuk mengomentari kunjungan Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) baru-baru ini ke Italia.
"Hubungan Taiwan di seluruh dunia memberikan manfaat signifikan bagi warga negara-negara tersebut, termasuk di seluruh Eropa," kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri yang tidak disebutkan namanya kepada CNA melalui email.
Hsiao mengunjungi pulau Ventotene di Italia pekan lalu untuk menghadiri Ventotene European Conference for Freedom and Democracy kedua atas undangan Wakil Presiden Parlemen Eropa Pina Picierno, penggagas utama konferensi tersebut, dan Carlo Corazza, kepala Kantor Penghubung Parlemen Eropa di Italia.
Perjalanan tersebut tidak diumumkan sebelumnya untuk menghindari "campur tangan yang tidak perlu" dari Tiongkok, kata Hsiao pada Senin setibanya kembali di Taiwan, merujuk pada keberatan Beijing yang terus-menerus terhadap keterlibatan internasional Taiwan.
Sementara itu, seorang juru bicara Uni Eropa (EU) mengatakan kepada CNA pekan lalu bahwa blok tersebut tidak mengomentari rencana perjalanan atau keterlibatan spesifik yang melibatkan anggota Parlemen Eropa.
EU menegaskan kembali kepatuhannya pada "Kebijakan Satu Tiongkok", di mana EU mengakui Republik Rakyat Tiongkok dan bukan Republik Tiongkok (Taiwan).
"Dalam kebijakan ini, EU dan negara-negara anggotanya memiliki kepentingan untuk melakukan pertukaran dengan Taiwan, guna memajukan kepentingan EU dan dalam kerangka Kebijakan Satu Tiongkok EU," kata juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu dalam balasan email kepada CNA.
Selesai/IF