Taipei, 20 Mar. (CNA) Petinju putri Taiwan dan peraih medali emas Olimpiade, Lin Yu-ting (林郁婷), telah disetujui untuk bertanding di Asian Boxing Elite Championships 2026, kata Asosiasi Tinju Chinese Taipei (CTBA) pada Kamis (19/3).
Kejuaraan tersebut dijadwalkan dimulai pada 28 Maret di Ulaanbaatar, Mongolia.
Pada Olimpiade Paris 2024, Lin terlibat dalam kontroversi gender, meskipun Komite Olimpiade Internasional telah mengonfirmasi kelayakannya untuk bertanding sebagai petinju putri.
Pada Agustus 2025, World Boxing (WB) memberlakukan peraturan baru yang mewajibkan semua atlet menjalani tes genetik PCR untuk menentukan jenis kelamin mereka saat lahir dan kelayakan mereka.
Sejak pengenalan tes baru tersebut, Lin telah melewatkan beberapa kompetisi internasional yang diadakan WB.
Pada September 2025, meskipun Lin telah menyerahkan hasil tesnya kepada WB untuk World Boxing Championships 2025 di Liverpool, ia tidak menerima tanggapan dan tidak dapat berpartisipasi, menurut CTBA.
Kementerian Olahraga, sebelumnya bernama Direktorat Jenderal Olahraga, membentuk tim medis untuk membantu Lin menyusun data medis pendukung, dan CTBA bertindak sebagai penghubung sejak Agustus 2025.
Setelah lebih dari enam bulan proses banding, komite medis World Boxing mengonfirmasi kelayakan Lin untuk kejuaraan Asia pada Kamis, kata CTBA.
Secara teori, keputusan ini menunjukkan bahwa Lin juga dapat bertanding di Asian Games di Nagoya, yang dijadwalkan dimulai pada 19 September.
Meskipun Lin belum bertanding di ajang internasional resmi selama lebih dari satu tahun, ia terus berlatih. Setelah libur Tahun Baru Imlek, ia pergi ke Korea Selatan untuk mengikuti kamp pelatihan selama dua pekan demi menjaga kondisi terbaiknya.
Selesai/IF