Taipei, 13 Okt. (CNA) Starlux Airlines, maskapai internasional terbaru Taiwan, mengatakan pada hari Senin (12/10) bahwa penjualan mereka pada bulan September naik hampir 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya di tengah tingginya permintaan untuk perjalanan penumpang dan pengiriman kargo perangkat teknologi selama ledakan kecerdasan buatan (AI) saat ini.
Starlux mengatakan pihaknya menghasilkan penjualan konsolidasi sebesar NT$4,98 miliar (Rp2,77 triliun) pada bulan September, naik 69 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan penumpang maskapai tersebut naik 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan September, sementara pendapatan kargo naik 59 persen menjadi NT$706 juta.
Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, penjualan konsolidasi Starlux mencapai NT$44,84 miliar, naik 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Starlux mengatakan kuartal keempat adalah musim puncak tradisional untuk perdagangan internasional, dan pembeli asing diperkirakan akan terus membangun persediaan server AI, peralatan semikonduktor, dan komponen elektronik. Mengutip tren tersebut dan permintaan belanja akhir tahun, Starlux mengatakan pihaknya optimis terhadap bisnis kargo pada kuartal ini.
Starlux menambahkan bahwa mereka memperkirakan pertumbuhan bisnis penumpang akan terus berlanjut setelah meluncurkan rute baru pada bulan Oktober, termasuk Taipei-Bali, Taichung-Sapporo, dan Taichung-Nagoya.
Seiring dengan kedatangan pesawat baru, Starlux mengatakan akan menambah frekuensi penerbangan dan mengoperasikan pesawat yang lebih besar dalam jadwal musim dinginnya, termasuk A330neo pada rute Taipei-Hakodate dan Taipei-Chiang Mai. Maskapai ini juga akan mengoperasikan A350-1000 pada rute Taipei-Los Angeles dan Taipei-San Francisco pada akhir kuartal ini, kata maskapai tersebut.
Akhir pekan lalu, maskapai internasional utama Taiwan lainnya juga melaporkan penjualan bulan September yang solid.
China Airlines (CAL) mengatakan penjualan konsolidasinya mencapai NT$20,93 miliar pada bulan September, rekor untuk bulan tersebut dan naik 31,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan penumpang naik 30,73 persen menjadi NT$11,46 miliar, dan pendapatan kargo naik 41,82 persen menjadi NT$7,62 miliar.
EVA Airways melaporkan penjualan konsolidasi sebesar NT$20,75 miliar pada bulan September, naik 32,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan penumpang naik 28,09 persen menjadi NT$11,94 miliar, dan pendapatan kargo naik 42,55 persen menjadi NT$6,17 miliar.
Baik CAL maupun EVA menyebutkan tingginya permintaan penumpang selama liburan Festival Pertengahan Musim Gugur, sementara bisnis kargo mereka diuntungkan oleh permintaan global untuk server AI dan elektronik konsumen.
Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, CAL dan EVA Air membukukan penjualan konsolidasi masing-masing sebesar NT$185,92 miliar dan NT$194,38 miliar, naik 20 persen dan 19,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tigerair Taiwan, satu-satunya maskapai berbiaya rendah di negara itu, mengatakan faktor muatan rata-rata mereka -- persentase kursi yang terisi -- melebihi 90 persen pada bulan September, membantu meningkatkan pendapatan sebesar 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi NT$1,74 miliar.
Penjualan konsolidasi Tigerair Taiwan untuk sembilan bulan pertama mencapai NT$15,62 miliar, naik 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selesai/