Taipei, 13 Okt. (CNA) Seorang pria berusia 33 tahun yang diduga menikam bibinya hingga tewas di Distrik Xinzhuang, New Taipei pada hari Minggu (11/10) telah ditangkap pada hari Senin di Taoyuan, kata polisi.
Kepolisian Distrik Xinzhuang, Departemen Kepolisian Kota New Taipei mengatakan mereka menerima telepon sekitar pukul 19.00 pada hari Minggu tentang penikaman di sebuah rumah di Jalan Yongan.
Petugas yang tiba di rumah tersebut menemukan korban, seorang wanita berusia 59 tahun bermarga Lin (林), tewas di dapur, dengan lebih dari 10 luka tusukan di leher dan perutnya, kata polisi.
Suami korban, yang menemukan istrinya saat pulang kerja, mengatakan kepada polisi bahwa keponakan mereka, bermarga Lee (李), baru-baru ini pindah ke rumah mereka dan sempat bertengkar dengan Lin pada hari itu.
Polisi menggunakan rekaman kamera pengawas untuk melacak pergerakan Lee setelah ia meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00 pada hari Minggu. Ia makan di sebuah restoran hot pot dan naik MRT ke Taipei Main Station, menurut laporan media lokal.
Dari sana, Lee naik kereta ke Stasiun Taoyuan, lalu berganti beberapa moda transportasi untuk pergi ke Stasiun Fengming di New Taipei dan Neili di Taoyuan sebelum kembali ke Stasiun Taoyuan, yang tampaknya merupakan upaya untuk menghindari pengawasan, menurut laporan tersebut.
Lee ditangkap sekitar tengah hari pada hari Senin di dekat Jalan Zhongshan di Distrik Taoyuan, Kota Taoyuan, kata polisi.
Penyelidikan awal menemukan bahwa Lee menganggur. Pasangan tersebut kadang-kadang bertengkar dengannya mengenai kebiasaan sehari-harinya, kata polisi.
Lee juga sering meminta uang untuk membeli alkohol dan rokok, yang membuat Lin mempertimbangkan untuk memintanya keluar dari rumah, kata polisi.
Polisi meyakini bahwa pada hari pembunuhan, Lin menyenggol Lee dengan bahunya, yang diartikan Lee sebagai tindakan sengaja dan menghina. Marah, Lee pergi membeli pisau, kembali ke rumah dan menikam Lin hingga tewas, kata polisi.
Selesai/IF