Kaohsiung, 13 Okt. (CNA) Dua kandidat wali kota dari partai besar di Kaohsiung pada hari Senin (12/10) memaparkan rencana mereka untuk mengembangkan industri kecerdasan buatan (AI) di kota tersebut, dengan usulan mulai dari pembentukan klaster industri AI dan mempererat hubungan antara industri dan akademisi hingga memperluas akses pendidikan AI.
Kandidat Partai Progresif Demokratik (DPP) Lai Jui-lung (賴瑞隆) mengatakan Kaohsiung berada pada posisi yang baik untuk menjadi pusat industri AI, dengan mengutip ketersediaan lahan, pasokan listrik, kumpulan talenta, dan ekosistem industri yang sudah mapan.
Lai mengatakan Asia New Bay Area memiliki potensi untuk menjadi pusat tersebut. Kawasan ini mencakup sekitar 590 hektar, kira-kira dua kali ukuran Bandara Songshan Taipei.
Bekas lokasi Arsenal ke-205 yang kini telah dipindahkan, yang mencakup sekitar 58 hektar di dalam kawasan tersebut, dapat menyediakan ruang tambahan untuk pengembangan industri, ujarnya dalam konferensi pers.
Bandara Songshan kembali menjadi sorotan sejak Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) turut berkomentar pekan lalu dalam perdebatan panjang mengenai masa depannya, dengan mengusulkan agar bandara tersebut ditutup dan digantikan dengan taman AI.
Lai juga menyebutkan tingkat swasembada listrik Kaohsiung sebesar 134 persen pada paruh pertama tahun 2026, dibandingkan dengan sekitar 2 persen di Taipei, dengan mengatakan bahwa pasokan listrik kota dan rantai pasokan industri yang ada dapat mendukung pengembangan AI lebih lanjut.
Kandidat Kuomintang Ko Chih-en (柯志恩) telah mengusulkan pengembangan taman AI dan industri drone, termasuk aplikasi kontrol penerbangan dan informasi geospasial, menurut kantor kampanyenya.
Ko juga akan menghubungkan universitas dan dunia usaha serta mengintegrasikan sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendukung investasi, penelitian dan pengembangan, serta pengujian di dunia nyata, tambah kantor tersebut.
Ko juga telah mengusulkan perluasan pendidikan AI melalui program sekolah, pelatihan guru, dan peluang pembelajaran digital bagi pekerja, usaha kecil dan menengah, serta lansia, agar teknologi ini lebih mudah diakses dalam kehidupan sehari-hari, tambah kantor tersebut.
Hari pemilihan di Kaohsiung dijadwalkan pada 28 November, bersamaan dengan pemilihan lokal lainnya di Taiwan. Pemilih di Kaohsiung akan memilih pengganti Wali Kota petahana Chen Chi-mai (陳其邁) dari DPP, serta anggota dewan kota.
Selesai/IF