Taipei, 30 Agu. (CNA) Sebuah terumbu karang yang terkenal di lokasi penyelaman populer di Green Island, sebuah pulau di lepas pantai tenggara Taiwan, ditemukan retak, dengan para penyelam lokal hari Jumat (28/8) mengatakan hal itu mungkin disebabkan gempa bumi yang mengguncang daerah tersebut pekan ini.
Terletak di area penyelaman Chaikou, Terumbu Heimao (黑毛礁) ditemukan pecah pada Kamis setelah para instruktur selam lokal kembali ke laut setelah beberapa hari aktivitas air di sekitar Green Island dihentikan karena angin kencang dan gelombang tinggi.
Chen Yi-hsi (陳宜禧), seorang instruktur selam, mengatakan tidak ada tanda-tanda terumbu tersebut telah terkena batu lain di lokasi itu, sehingga ia percaya bahwa gempa bermagnitudo 5,8 yang terjadi di lepas pantai tenggara Taiwan pada Selasa mungkin telah menyebabkan terumbu itu retak.
Intensitas gempa di Green Island tercatat 4 pada skala intensitas 7 tingkat Taiwan.
Mengenai permukaan yang terbuka di mana terumbu itu retak, ia mengatakan bahwa alga pada akhirnya akan tumbuh di sana dan menarik polip karang baru untuk menempel dan tumbuh, dengan pemulihannya pada akhirnya akan bergantung pada kekuatan alam seiring waktu.
Chen mengatakan Terumbu Heimao berada pada kedalaman 11 hingga 12 meter dan menarik baik penyelam pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Ia menggambarkan terumbu tersebut sebagai formasi yang indah dan khas, dengan karang yang tumbuh secara horizontal tanpa penyangga di bawahnya, sehingga membuatnya rentan patah saat terjadi gempa bumi.
Seorang warga lokal, juga bermarga Chen (陳), mengatakan Heimao terletak di kawasan konservasi Chaikou dan dicirikan lapisan terumbu yang terbentuk dari koloni besar karang masif.
Terumbu tersebut dinamai berdasarkan kelompok besar ikan hitam (Girella punctata) dan penyu yang berkumpul di sekitar koloni karang yang luas, menjadikannya lokasi wajib dikunjungi bagi para penyelam skuba, katanya.
Selesai/JC