Wapres Taiwan Angkat Bicara Soal Perdebatan Rencana Pengembangan Drone Dalam Negeri

26/08/2026 02:27

Parlemen Taiwan diperkirakan akan melakukan pemungutan suara atas rencana senilai NT$210 miliar (Rp116,7 triliun) yang diajukan pemerintah untuk mendanai pengadaan sistem kendaraan nirawak pertahanan yang dikembangkan di dalam negeri. Sebanyak 14 versi yang bersaing, termasuk usulan dari kubu oposisi, akan dipertimbangkan. Pada pertengahan Agustus, legislator telah menyetujui program drone senilai NT$44,2 miliar untuk periode enam tahun sebagai bagian dari anggaran umum 2026.

Dalam wawancara dengan CNA selama 50 menit di Kantor Kepresidenan pada 21 Agustus, Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) membahas perbedaan di antara berbagai rancangan tersebut, kekuatan dan tantangan Taiwan dalam membangun industri drone, perannya sebagai aset dalam rantai pasok global yang andal, serta perlunya kemitraan internasional untuk mengatasi berbagai kendala. Berikut petikan wawancara tersebut.

Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.