Taipei, 27 Agu. (CNA) Taiwan bersiap menghadapi hujan lebat di wilayah selatan dan gelombang laut tinggi di sekitar kepulauan Matsu, seiring Taifun Saudel bergerak ke utara menuju Tiongkok timur, dengan pemrakira cuaca hari Kamis (27/8) memperingatkan kemungkinan banjir lokal dalam dua hari ke depan.
Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) mengatakan Saudel diperkirakan akan berada paling dekat dengan Taiwan pada Jumat, ketika pita hujan terluarnya diperkirakan akan melintasi Matsu, sebelum mendarat sekitar tengah hari di Provinsi Zhejiang, Tiongkok dan melemah secara signifikan.
Pita luar badai, dikombinasikan dengan penguatan angin barat daya, diperkirakan akan membawa hujan lebat ke Taiwan bagian selatan dan tenggara mulai Kamis malam hingga Jumat, kata CWA.
Saat badai mendekati kepulauan Matsu, hujan dan angin di sana juga akan semakin intens pada Jumat, tambah CWA.
Pada Kamis pagi, hujan sudah mengguyur Taiwan bagian tengah dan selatan, dengan Kabupaten Pingtung mencatat curah hujan lebih dari 100 milimeter, menurut CWA.
Taiwan bagian utara dan timur tetap sebagian besar berawan hingga cerah pada Kamis, tetapi badai petir terisolasi pada sore kemungkinan terjadi di daerah pegunungan, kata CWA.
CWA pada Kamis mengeluarkan peringatan cuaca untuk Chiayi dan wilayah di selatannya, memperingatkan hujan lebat, sambaran petir, dan embusan angin kencang.
CWA juga memperingatkan kemungkinan tanah longsor dan longsoran batu di daerah pegunungan di selatan serta banjir di daerah dataran rendah.
Pada pukul 11.30, Saudel berada di sekitar 520 kilometer timur laut-timur Matsu, bergerak 14 kilometer per jam ke arah barat daya sebelum berbelok ke barat dengan kelajuan 20 km/jam, membawa kecepatan angin maksimum berkelanjutan 126 km/jam dan embusan hingga 162 km/jam, menurut CWA.
Meskipun badai ini tidak diperkirakan akan mendarat di Taiwan, CWA mengeluarkan peringatan laut pada pukul 8.30 pagi Kamis, menyatakan bahwa taifun tersebut menimbulkan ancaman di perairan utara Taiwan, khususnya di dekat Matsu.
Kapal-kapal yang beroperasi di wilayah tersebut disarankan untuk sangat berhati-hati, kata CWA.
CWA juga memperingatkan gelombang laut tinggi, dengan ombak lebih dari 2 meter sudah menghantam pantai utara dan timur Taiwan, Semenanjung Hengchun, Matsu, Pulau Green, dan Pulau Orchid.
CWA memperingatkan bahwa pasang tinggi dapat meningkatkan risiko banjir di daerah pesisir dataran rendah jika hujan lebat terjadi bersamaan dengan pasang tinggi.
Selain itu, peringatan angin kencang tetap berlaku hingga Kamis malam untuk New Taipei, Taoyuan, Kota Hsinchu, Kabupaten Hsinchu, Kabupaten Pingtung, Matsu, dan Pulau Anggrek, memperingatkan angin berkelanjutan 41-51 km/jam dan embusan 63-75 km/jam.
Sementara itu, CWA pada hari Kamis juga mengeluarkan peringatan panas untuk Taipei, New Taipei, Yilan, Hualien, Taitung, dan Matsu, menyatakan bahwa suhu dapat melebihi 36 derajat Celsius akibat subsidensi yang terkait dengan aliran udara barat daya.
Selesai/