Taipei Tech bergabung dengan program pelatihan semikonduktor Taiwan-Jerman

26/08/2026 18:52(Diperbaharui 26/08/2026 18:52)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Presiden Taipei Tech, Jen Yi-Jun (kiri), dan Direktur Jenderal German Institute Taipei, Karsten Tietz, berpose untuk foto pada upacara penandatanganan di Taipei pada hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 26 Agustus 2026)
Presiden Taipei Tech, Jen Yi-Jun (kiri), dan Direktur Jenderal German Institute Taipei, Karsten Tietz, berpose untuk foto pada upacara penandatanganan di Taipei pada hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 26 Agustus 2026)

Taipei, 26 Agu. (CNA) National Taipei University of Technology (Taipei Tech) menandatangani perjanjian dengan Dresden University of Technology (TU Dresden) pada Rabu (26/8) untuk bergabung dalam program pengembangan talenta semikonduktor Taiwan-Jerman.

Kemitraan ini akan mulai berlaku musim gugur ini, menjadikan Taipei Tech universitas Taiwan keempat yang berpartisipasi dalam Semiconductor Talent Incubation Program Taiwan (STIPT), kata Josef Goldberger, kepala Saxon Science Liaison Office Taiwan, kepada CNA.

Seiring berkembangnya program ini, jumlah mahasiswa dari universitas Jerman yang datang ke Taiwan setiap tahun diperkirakan akan meningkat dari sebelumnya sekitar 70 menjadi sekitar 100, kata Direktur Jenderal Institut Jerman Taipei Karsten Tietz pada upacara penandatanganan.

Menurut situs web TU Dresden, program enam bulan ini menggabungkan mata kuliah terkait semikonduktor di universitas Taiwan dengan pelatihan praktis di Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) di Taichung.

STIPT didirikan bersamaan dengan investasi TSMC di Jerman untuk membina talenta semikonduktor yang dibutuhkan di Dresden, kata Tietz.

Mahasiswa Jerman semakin memandang semikonduktor dan kecerdasan buatan sebagai bidang karier yang menjanjikan, sementara mereka yang di Dresden termasuk yang pertama mengenali peluang yang diciptakan oleh pabrik yang dipimpin TSMC yang sedang dibangun di sana, tambahnya.

"Taiwan adalah juara dunia di bidang ini," kata Tietz, seraya mencatat bahwa kesempatan untuk belajar di pulau ini dan berlatih di TSMC membuat program ini menarik bagi mahasiswa teknik Jerman.

Investasi TSMC juga meningkatkan kesadaran di kalangan mahasiswa Jerman tentang kekuatan Taiwan di bidang mikroelektronika dan teknik elektro, menurut Goldberger.

"Jika kita ingin mengejar ketertinggalan, jika kita ingin menjadi bagian dari industri, kita harus datang ke Taiwan untuk belajar dari Taiwan," katanya.

Taipei Tech dipilih karena menawarkan mata kuliah semikonduktor berbahasa Inggris di tingkat magister, memiliki hubungan yang kuat dengan dunia akademik Jerman, dan merespons dengan cepat terhadap usulan kemitraan, kata Goldberger kepada CNA.

Presiden Taipei Tech Jen Yi-Jun (任貽均) mengatakan pihaknya, bersama mitra Jermannya memiliki fokus yang sama pada pendidikan teknik berbasis praktik dan penelitian yang berorientasi industri, sehingga memberikan dasar yang kuat untuk kerja sama dalam melatih mahasiswa memecahkan masalah industri nyata.

Taipei Tech bergabung dengan National Taiwan University, National Taiwan University of Science and Technology, dan National Yang Ming Chiao Tung University dalam STIPT.

National Cheng Kung University dijadwalkan bergabung pada musim semi 2027, sehingga jumlah mitra Taiwan menjadi lima, kata Goldberger.

Mulai tahun ini, Kementerian Federal Jerman untuk Riset, Teknologi, dan Antariksa serta Negara Bagian Bebas Saxony masing-masing akan mendanai setengah dari peserta program, menurut Goldberger.

Mahasiswa terpilih akan mendapatkan biaya kuliah dan program yang ditanggung serta menerima hibah bulanan sebesar 700 euro (Rp13,3 juta) dan tunjangan perjalanan sebesar 1.500 euro, menurut situs web TU Dresden.

(Oleh Chao Yen-hsiang dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.