Kerupuk Palembang ditahan di perbatasan Taiwan karena pemanis buatan

28/07/2026 15:47(Diperbaharui 28/07/2026 15:47)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)
(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)

Taipei, 28 Juli (CNA) Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) hari Selasa (28/7) mengumumkan dua kelompok kerupuk Palembang dari produsen yang sama di Indonesia telah ditahan di perbatasan karena kandungan pemanis buatannya.

Diproduksi AFA Snack Bandung dengan merek Belido, uji pada salah satu kelompok, yang sebanyak 50 karton dan berbobot total 625 kilogram, menemukan kandungan sakarin 0,24 gram per kilogram, kata TFDA.

Sakarin sebesar 0,21 gram per kilogram ditemukan dari uji sampel pada kelompok lainnya, yang sebanyak 30 karton dan berbobot total 300 kilogram, tambah ditjen tersebut.

Karena produk ini di Taiwan tidak termasuk kategori yang diizinkan mengandung pemanis buatan itu, kedua kelompok yang diimpor Pinjia Global CO. tersebut dikembalikan atau dimusnahkan di perbatasan, kata TFDA.

Di sisi lain, Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 memperbolehkan "makanan ringan siap santap" mengandung sakarin hingga 100 miligram per kilogram.

Termasuk dua dari Indonesia, TFDA hari Selasa mengumumkan 12 kelompok produk yang ditahan di perbatasan Taiwan. Produk lainnya mencakup empat dari Tiongkok, dua India, dua Tailan, satu Vietnam, dan satu Jepang.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/ja

(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)
(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.