Los Angeles, 13 Juli (CNA) Tim kerajinan komunitas Hakka "Taiping Blue" (太平藍) dari Distrik Taiping, Taichung, memamerkan karya-karyanya di Los Angeles pada Sabtu (11/7) waktu setempat, sekaligus mengajak puluhan diaspora mengikuti lokakarya.
"Taiping Blue" bermula setelah Gempa Besar 921 di Taiwan tengah pada 1999, ketika Yeh Chin-yu (葉晉玉) memimpin timnya berpartisipasi dalam upaya rekonstruksi komunitas dan menghidupkan kembali kerajinan batik celup indigo khas daerah tersebut.
Selama lebih dari 20 tahun, kerajinan tradisional batik indigo Hakka ini dipadukan dengan sentuhan tim desainer generasi muda, sehingga berulang kali meraih penghargaan di dalam maupun luar negeri. Baru-baru ini, salah satu karya mereka bahkan dipajang di ruang tamu kenegaraan Kantor Kepresidenan Taiwan.
"Kami telah memenangkan berbagai penghargaan di seluruh dunia. Namun, yang paling membahagiakan bagi saya bukanlah penghargaan itu sendiri, melainkan semakin banyak orang yang dapat mengenal Taiwan," kata Yeh, yang juga ketua Watersource Cultural and Educational Foundation.
Pada Sabtu dan Minggu, tim "Taiping Blue" menggelar kegiatan pertukaran budaya di Pusat Kebudayaan Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Taipei di Los Angeles (TECO-LA).
Selain memajang karya-karya berukuran besar, para desainer membimbing diaspora serta masyarakat Amerika membuat karya batik indigo dengan mengubah selembar kain putih menjadi motif awan, kotak-kotak, bulu, dan berbagai pola lainnya.
Keberhasilan "Taiping Blue" tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat paruh baya dan lanjut usia di kawasan pedesaan Toubiankeng, Distrik Taiping, Taichung, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi kerajinan Hakka yang sempat terancam punah melalui keterlibatan tim desainer muda.
Kini, batik indigo Hakka telah berkembang menjadi karya seni, produk fesyen premium, hingga dekorasi interior kelas atas.
Lokakarya di lokasi menarik peserta dari berbagai usia, mulai dari lansia hingga remaja belasan tahun. Yeh mengatakan bahwa setiap kali timnya melakukan pertukaran budaya di luar negeri, hal yang paling dinantikan adalah reaksi spontan para peserta asing selama proses berkarya.
"Saat karya mereka dibentangkan, teriakan kagum dan sorak-sorai yang mereka keluarkan selalu membuat kami merasa sangat terharu," kata Yeh.
"Taiping Blue" berakar kuat di komunitas lokal dan rutin mengadakan lokakarya kerajinan di berbagai sekolah di Taiwan. Yeh mengatakan filosofi yang dipegangnya adalah "Semakin melokal, semakin mendunia."
"Semakin kuat kami berakar di komunitas lokal, semakin percaya diri kami tampil di panggung dunia, dan semakin mampu menyentuh hati masyarakat dari negara lain," jelasnya.
Menurut Yeh, daya tarik terbesar lokakarya ini adalah setiap peserta dapat merancang karya mereka sendiri, sehingga setiap hasilnya menjadi unik dan benar-benar milik pribadi.
Ia juga berharap melalui pertukaran dengan masyarakat internasional, semakin banyak orang dapat "mengenal Taiwan, mengenal budaya Hakka Taiwan, menyukai produk kami, dan bersedia membeli produk maupun karya buatan Taiwan."
Dalam beberapa tahun terakhir, desainer "Taiping Blue", Yeh Kuan-lei (葉冠磊), telah bersama tim mengunjungi New York di Amerika Serikat serta Toronto dan Vancouver di Kanada. Kali ini, mereka datang ke Los Angeles.
Ia mengatakan momen yang paling mengesankan baginya adalah ketika seorang peserta menyampaikan bahwa sebelumnya ia hanya pernah mendengar atau melihat batik indigo Hakka melalui buku, dan baru kali ini dapat mencobanya secara langsung.
"Melihat senyum di wajah para peserta adalah saat yang paling memberi kami rasa pencapaian," ujarnya yang juga mengelola Stasiun Pemuda Taiping di bawah Dewan Pembangunan Nasional.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diselenggarakan bersama oleh Pusat Kebudayaan TECO-LA dan Greater Los Angele Taiwan Hakka Association.
Ketua asosiasi, Carol Lee (李妙麗) mengatakan bahwa asosiasinya telah berdiri lebih dari 30 tahun, dan mereka sangat senang dapat memanfaatkan kunjungan tim "Taiping Blue" untuk terus mewariskan kerajinan Hakka di Los Angeles.
(Oleh Hans Lin dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF