Pria Chiayi dituntut atas dugaan pelecehan seksual perawat asing

07/07/2026 17:58(Diperbaharui 07/07/2026 17:58)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kantor Kejaksaan Distrik Chiayi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kantor Kejaksaan Distrik Chiayi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 7 Juli (CNA) Seorang pria telah dituntut atas dugaan melakukan tindakan cabul secara paksa terhadap seorang perawat asing yang sedang melintas di pinggir jalanan Kota Chiayi pada 13 Maret silam, kata kejaksaan.

Kantor Kejaksaan Distrik Chiayi mengatakan bahwa pada sekitar pukul 14.45 pada 13 Maret, di persimpangan Jalan Yukang dan Jalan Siwei Selatan, terdakwa, pria bermarga Lai (賴), melihat seorang perawat asing yang sedang melintas.

Lai kemudian tiba-tiba menghampiri korban, memegang bahu kirinya, melepas maskernya, dan berusaha menciumnya secara paksa. Ia juga menurunkan celananya sendiri dan menyentuhkan perutnya ke punggung bawah korban, kata kejaksaan.

Selama berusaha sekuat tenaga melawan, korban mengalami memar di kepala dan lengan kiri atas, serta pakaiannya robek, menurut kejaksaan.

Setelah berhasil melepaskan diri dari cengkeraman Lai, perawat yang sangat ketakutan itu melarikan diri ke sebuah toko di pinggir jalan untuk meminta pertolongan, kata kejaksaan.

Melihat hal tersebut, Lai segera kabur dari lokasi, sementara kepolisian yang menerima laporan kemudian melacak dan menangkapnya sebelum menyerahkannya kepada kejaksaan.

Menurut kejaksaan, Lai mengakui perbuatannya, tetapi berdalih ia mengira korban adalah seorang teman yang telah dikenalnya.

Setelah penyidikan rampung, kejaksaan menuntut Lai atas dugaan tindak pidana cabul secara paksa, penganiayaan, dan perusakan barang.

(Oleh Huang Kuo-fang dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.