Aturan baru Taiwan tentang perundungan di tempat kerja: Apa yang perlu diketahui

01/07/2026 12:31(Diperbaharui 01/07/2026 12:32)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Gambar hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Gambar : Unsplash)
Gambar hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Gambar : Unsplash)

Taipei, 1 Juli (CNA) Aturan baru pencegahan perundungan di tempat kerja di Taiwan akan mulai berlaku pada hari Rabu (1/7), yang mendefinisikan perundungan di tempat kerja, mewajibkan pemberi kerja untuk membentuk mekanisme pencegahan dan penanganan pengaduan, serta mengatur cara karyawan dapat mengajukan pengaduan.

CNA telah merangkum jawaban atas beberapa pertanyaan yang sering diajukan terkait aturan baru ini, berdasarkan undang-undang dan materi yang disediakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (MOL).

Apa itu perundungan di tempat kerja menurut aturan baru?

Diperkenalkan di bawah Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, ketentuan baru ini mendefinisikan perundungan di tempat kerja sebagai "kata-kata atau perilaku tidak pantas yang berulang" oleh personel dari entitas bisnis yang sama yang menyalahgunakan "posisi atau kekuasaan mereka" dan bertindak "di luar lingkup bisnis yang diperlukan dan wajar," sehingga menyebabkan kerugian fisik atau mental pada pekerja.

Contoh kata-kata atau perilaku tidak pantas yang tercantum dalam undang-undang yang telah diamendemen meliputi ancaman, pengabaian, pengucilan, atau penghinaan.

Apakah aturan baru ini mencakup pekerja asing di Taiwan?

Ya. Menurut MOL, aturan baru ini berlaku tidak hanya untuk pekerja Taiwan di perusahaan lokal, tetapi juga untuk warga negara asing yang bekerja di Taiwan, pekerja di perusahaan asing yang beroperasi di Taiwan, dan pekerja migran.

CNA menanyakan kepada MOL apakah pengasuh tinggal dan asisten rumah tangga migran -- yang keduanya tidak tercakup dalam Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan -- juga dilindungi di bawah bab baru tentang perundungan di tempat kerja ini, namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Bagaimana pekerja dapat mengajukan pengaduan?

Pekerja yang merasa telah menjadi korban perundungan di tempat kerja dapat mengajukan pengaduan melalui saluran yang ditetapkan oleh pemberi kerja mereka, dan pengaduan dapat diterima secara tertulis, melalui email, lisan, atau melalui metode lain yang ditetapkan oleh perusahaan.

Pekerja tersebut disarankan untuk memberikan rincian kejadian, rekaman percakapan, rekaman audio, atau materi relevan lainnya untuk membantu penyelidikan.

Jika informasi yang diberikan tidak cukup, pemberi kerja harus meminta pekerja untuk melengkapinya, bukan langsung menolak pengaduan tersebut.

Jika pelaku yang diduga adalah penanggung jawab tertinggi dari entitas bisnis, pekerja dapat mengajukan pengaduan tertulis langsung ke otoritas ketenagakerjaan setempat.

Apa yang harus dilakukan pemberi kerja setelah menerima pengaduan?

Jika pengaduan memenuhi persyaratan untuk diterima, pemberi kerja harus melaporkannya ke sistem registrasi daring MOL dan memulai penyelidikan yang objektif dan adil.

Prosesnya harus mencakup wawancara dengan pihak-pihak terkait dan personel relevan, memahami rincian kasus, mengambil langkah perlindungan yang diperlukan, mengumpulkan bukti, menyelesaikan laporan penyelidikan, dan membuat keputusan akhir.

Pemberi kerja tidak boleh mengabaikan pengaduan, menunda penanganannya dalam waktu lama, atau menutup kasus tanpa melakukan penyelidikan substantif.

Saluran pengaduan apa yang harus disediakan pemberi kerja?

Perusahaan dengan 10 atau lebih karyawan diwajibkan untuk menyediakan saluran pengaduan perundungan di tempat kerja yang ditetapkan.

Saluran ini dapat berupa saluran darurat, alamat email, kotak surat khusus, aplikasi pesan yang ditunjuk, atau saluran internal lainnya.

Perusahaan dengan kurang dari 10 karyawan juga diwajibkan untuk mengambil langkah pencegahan dan penanganan yang sesuai.

Jika perusahaan kecil tersebut menerima pengaduan perundungan di tempat kerja, mereka harus menyelidiki atau berkoordinasi dengan pekerja, memberikan bantuan dan perlindungan sesuai keinginan pelapor.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk penyelidikan?

Untuk perusahaan dengan 100 atau lebih karyawan, laporan penyelidikan harus diselesaikan dalam waktu dua bulan sejak tim penyelidikan dibentuk, dan pemberi kerja harus memutuskan apakah terjadi perundungan di tempat kerja dalam waktu satu bulan setelah laporan selesai.

Untuk perusahaan dengan 30 hingga 99 karyawan, penyelidikan dan keputusan harus diselesaikan dalam waktu empat bulan sejak hari setelah pengaduan diterima.

Untuk perusahaan dengan kurang dari 30 karyawan, penyelidikan dan keputusan harus diselesaikan dalam waktu tiga bulan sejak hari setelah pengaduan diterima.

Dalam ketiga kasus tersebut, batas waktu dapat diperpanjang satu bulan dalam keadaan khusus.

Bagaimana jika pekerja tidak setuju dengan hasil penyelidikan?

Pekerja yang tidak setuju dengan temuan perusahaan dapat mengajukan satu banding tertulis dalam waktu 30 hari sejak menerima hasil, dengan menyatakan alasan atau memberikan bukti baru.

Perusahaan harus mengadakan rapat peninjauan banding dalam waktu 10 hari kerja dan memberikan kesempatan kepada pekerja untuk menyampaikan pendapat mereka. Jika penyelidikan awal memiliki kekurangan besar, atau bukti baru dapat memengaruhi hasil, perusahaan harus melakukan penyelidikan ulang.

Selain itu, mantan karyawan juga dapat mengajukan pengaduan terkait penyalahgunaan kekuasaan dalam waktu satu tahun setelah berhenti bekerja atau dalam waktu tiga tahun setelah perundungan berakhir.

Di mana pekerja dapat mempelajari lebih lanjut tentang aturan baru ini dalam bahasa selain Mandarin?

MOL mengatakan bahwa terjemahan bahasa Inggris dari ketentuan terkait perundungan di tempat kerja sudah tersedia, dan saluran darurat ketenagakerjaan 1955 siap memberikan konsultasi tentang aturan baru ini bagi pemberi kerja, pekerja, dan warga negara asing yang bekerja di Taiwan.

Kementerian juga menambahkan bahwa mereka akan memperkuat sosialisasi melalui berbagai saluran, termasuk dengan menyediakan terjemahan bahasa Inggris dari pedoman pencegahan perundungan di tempat kerja, serta kartu informasi dalam bahasa Inggris, Indonesia, Vietnam, Tailan, dan Tagalog.

Keempat bahasa tersebut umum digunakan oleh pekerja migran di Taiwan yang berasal dari Indonesia, Vietnam, Tailan, dan Filipina, dengan jumlah mereka tercatat lebih dari 886.000 hingga akhir Mei.

(Oleh Wu Hsin-yun, Sunny Lai dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.