Taipei, 5 Jun. (CNA) Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) hari Jumat (5/6) mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk tujuh wilayah di seluruh Taiwan karena kombinasi angin barat daya, sistem tekanan rendah, dan fron cuaca yang membawa kondisi cuaca tidak stabil.
Peringatan tersebut mencakup Tainan, Kaohsiung, Kabupaten Pingtung dan Kabupaten Taitung di selatan serta Taoyuan, Kota Hsinchu dan Kabupaten Hsinchu di utara, kata CWA.
CWA mendefinisikan hujan lebat sebagai akumulasi curah hujan setidaknya 80 milimeter (mm) dalam 24 jam atau curah hujan per jam melebihi 40 mm.
CWA mengatakan hujan lebat sudah tercatat di daerah pegunungan Pingtung, Kaohsiung, New Taipei, Taoyuan, dan Kabupaten Hsinchu pada Jumat pagi sebelumnya.
Hingga pukul 10 pagi hari Jumat, 74,5 mm dan 71,5 mm curah hujan telah turun di Desa Jiadong, Kabupaten Pingtung dan Distrik Renwu, Kaohsiung, masing-masing sejak tengah malam Kamis, jumlah tertinggi yang tercatat selama periode 10 jam di seluruh Taiwan, menurut data CWA.
Ahli meteorologi independen Wu Der-rong (吳德榮) mengatakan tingkat kelembapan diperkirakan akan meningkat dan kondisi atmosfer kemungkinan tetap tidak stabil hingga hari Minggu.
Selama periode tersebut, kata Wu, badai petir di sore hari masih dapat berkembang di beberapa wilayah dan mungkin disertai petir, angin kencang, dan hujan deras.
Ke depan, Wu mengatakan fron hujan plum kelima musim ini diperkirakan akan bertahan di dekat Taiwan dari 8-14 Juni, sementara angin barat daya yang menguat bergerak ke wilayah tersebut.
Kombinasi ini diperkirakan akan membawa fase yang lebih aktif dari musim hujan Taiwan, meningkatkan kemungkinan terjadinya badai petir, angin kencang, hujan deras berdurasi singkat, dan curah hujan yang berpotensi berbahaya, ujarnya.