Tokoh Gerakan Bunga Matahari yang buron ditangkap di Bandara Taoyuan

05/06/2026 16:30(Diperbaharui 05/06/2026 16:30)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Agen Biro Investigasi Kriminal mengawal tersangka Johanne Liou (ketiga dari kanan) di Bandara Internasional Taiwan Taoyuan pada hari Kamis. (Sumber Foto : CNA, 4 Juni 2026)
Agen Biro Investigasi Kriminal mengawal tersangka Johanne Liou (ketiga dari kanan) di Bandara Internasional Taiwan Taoyuan pada hari Kamis. (Sumber Foto : CNA, 4 Juni 2026)

Taipei, 5 Jun. (CNA) Johanne Liou (劉喬安), yang menjadi terkenal selama aksi protes mahasiswa Gerakan Bunga Matahari pada tahun 2014, telah ditangkap di Bandara Internasional Taoyuan setelah dideportasi dari Amerika Serikat, menurut Biro Investigasi Kriminal (CIB) pada hari Kamis (4/6).

Liou dideportasi oleh AS dari Bandara Internasional San Francisco pada hari Rabu, didampingi oleh agen Enforcement and Removal Operations (ERO) dari U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) dan pejabat CIB dari kantor lapangan agensi tersebut di AS.

Setibanya di bandara Taoyuan sekitar pukul 7 malam pada hari Kamis, ia dipindahkan ke tahanan CIB, di mana agen-agen mereka memborgol Liou dan membawanya untuk diinterogasi.

Tersangka Johanne Liou (kedua dari kanan). (Sumber Foto : CNA, 4 Juni 2026)
Tersangka Johanne Liou (kedua dari kanan). (Sumber Foto : CNA, 4 Juni 2026)

Menurut CIB, Liou akan diserahkan ke Kejaksaan Distrik New Taipei untuk menghadapi pemeriksaan lebih lanjut atas dugaan kejahatannya, yang sedang ditangani oleh kantor tersebut.

Saat ini Liou masuk dalam daftar pencarian oleh lima kantor kejaksaan distrik, termasuk di New Taipei, atas tuduhan penggelapan, penipuan, dan kejahatan narkoba terkait kokain dan ganja, kata CIB dalam sebuah pernyataan.

Liou ditangkap oleh agen ERO dari ICE. (Sumber Foto : otoritas setempat)
Liou ditangkap oleh agen ERO dari ICE. (Sumber Foto : otoritas setempat)

AS juga menuduh bahwa Liou, yang pergi ke Amerika pada tahun 2019 dengan tuduhan penggelapan yang masih berjalan, terlibat dalam memperoleh narkoba dari AS saat berada di sana untuk dijual kepada orang-orang di industri hiburan Taiwan.

Keberadaan Liou di AS mulai terungkap melalui aksi bersama satuan tugas CIB, U.S. Homeland Security Investigations, dan ERO untuk menangkapnya di sebuah hotel di Boston pada 22 Januari 2025.

Penangkapan Liou pertama kali dipublikasikan di situs web ICE pada awal Februari 2025. Disebutkan bahwa Liou ditangkap karena melebihi masa tinggal visanya di tengah pengetatan imigrasi ilegal oleh Presiden AS Donald Trump.

ICE mengatakan bahwa Kantor Lapangan Boston untuk ERO telah menangkap Liou, seorang "buronan, alien kriminal yang dicari atas penggelapan, penipuan, dan kejahatan narkoba di Taiwan."

Liou tampaknya masuk ke AS secara sah dengan visa kunjungan sementara pada Mei 2019 namun gagal keluar sesuai tanggal yang diwajibkan pada Agustus tahun yang sama.

Meskipun Liou seharusnya dipulangkan pada Maret 2025, ia telah mengajukan beberapa banding di AS, sehingga menunda deportasinya, kata CIB.

Calo Prostitusi

Liou menjadi terkenal selama aksi protes mahasiswa Gerakan Bunga Matahari pada tahun 2014 setelah penampilannya dan pakaian terbukanya menarik perhatian media Taiwan.

Liou berbicara kepada media lokal untuk membahas keterlibatannya dalam dugaan jaringan prostitusi lintas negara. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Liou berbicara kepada media lokal untuk membahas keterlibatannya dalam dugaan jaringan prostitusi lintas negara. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Dijuluki "Ratu Bunga Matahari," Liou dengan cepat kehilangan reputasinya setelah pemberitaan media segera menuduh bahwa ia memperkenalkan perempuan di Taiwan ke sebuah jaringan yang merekrut perempuan untuk prostitusi di AS pada tahun 2015.

Keterlibatannya dalam dugaan jaringan prostitusi lintas negara membuatnya dilarang meninggalkan Taiwan satu dekade lalu.

Ia kemudian dituntut berdasarkan pasal moralitas dalam Kitab Undang-Undang Pidana Taiwan dan akhirnya mengaku bersalah atas dua tuduhan menjadi perantara perempuan Taiwan untuk bekerja sebagai pekerja seks di AS dan dijatuhi hukuman penjara enam bulan, yang ditangguhkan selama dua tahun.

Sejak saat itu, ia diberitakan secara negatif oleh media Taiwan dan juga diduga terlibat dalam penggelapan, penipuan, dan kejahatan narkoba.

Ia masuk dalam daftar pencarian oleh Kejaksaan Distrik New Taipei pada tahun 2023 setelah gagal hadir di pengadilan.

(Oleh Yeh Chen, James Lo, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.