Taipei, 3 Jun. (CNA) Ekspor besar-besaran pertama buah musim panas Taiwan ke Eropa telah diberangkatkan dari Kabupaten Pingtung pada hari Selasa (2/6) setelah memenuhi persyaratan impor dan karantina Uni Eropa (UE) yang ketat.
Berbicara pada upacara pelepasan untuk 6 metrik ton mangga, leci, dan buah naga tersebut, Menteri Pertanian Chen Junne-jih (陳駿季) mengatakan bahwa meskipun ekspor buah segar Taiwan ke Eropa sebelumnya terbatas, pengiriman ini menandai dimulainya upaya yang lebih sistematis untuk memasuki pasar Eropa.
Eksportirnya, Nature House, mengatakan bahwa pengiriman ini ditujukan ke Rungis, pasar grosir produk segar terbesar di Prancis, yang menjadi rumah bagi lebih dari 1.200 bisnis dan berfungsi sebagai pusat sumber utama bagi restoran berbintang Michelin, hotel, dan peritel besar.
Chen mengatakan terobosan ini membutuhkan kerja sama erat dari para petani untuk memenuhi standar produksi dan karantina, seraya menambahkan bahwa Taiwan juga telah mendirikan pusat logistik rantai dingin internasional di Pingtung untuk membantu memperluas ekspor ke lebih banyak pasar luar negeri.
Kementerian Pertanian mengatakan Uni Eropa menyetujui impor jambu biji dan mangga Taiwan ke semua negara anggota pada Juni 2025 setelah bertahun-tahun negosiasi dan persiapan teknis.
UE juga menyetujui impor leci dan buah naga Taiwan pada Februari tahun ini, tambahnya.
Menurut kementerian, pasar UE menerapkan standar ketat untuk karantina tanaman dan kualitas produk, mencakup segala hal mulai dari pengelolaan kebun dan pengendalian hama hingga transportasi rantai dingin pasca panen.
Selesai/IF