Tersangka dituntut atas penyerangan terhadap anak Filipina di TMS April lalu

04/06/2026 15:52(Diperbaharui 04/06/2026 15:52)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kantor Kejaksaan Distrik Taipei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
Kantor Kejaksaan Distrik Taipei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taipei, 4 Jun. (CNA) Seorang tersangka yang menyerang seorang gadis Filipina berusia 3 tahun dan seorang pria Taiwan di Taipei Main Station pada bulan April telah dituntut, kata Kantor Kejaksaan Distrik Taipei hari Kamis (4/6).

Kejaksaan mengatakan mereka telah mengajukan tuntutan terhadap pria Taiwan berusia 41 tahun, Lee Kun-jui (李坤瑞), pada hari Kamis atas penyerangan terhadap seorang pria Taiwan dan seorang gadis kecil Filipina pada 25 April.

Menurut tuntutan, Lee pertama kali menargetkan pria Taiwan bermarga Chen (陳), sekitar pukul 14.07 hari itu, dengan menendang perutnya di lobi Taipei Main Station.

Setelah serangan pertama itu, Lee kemudian menargetkan seorang gadis Filipina berusia 3 tahun sekitar pukul 14.24 di lokasi yang sama, memukul anak tersebut dengan tangannya hingga terjatuh, menurut tuntutan.

Lee kemudian menendang gadis itu dua kali saat ia berada di tanah, yang mengakibatkan memar di punggung dan wajahnya, menurut kejaksaan.

Ketika ibu gadis itu mengangkatnya, Lee mencoba menyerang anak itu lagi, tetapi dihentikan oleh para saksi, menurut tuntutan.

Lee kemudian ditangkap oleh polisi dan ditahan tanpa jaminan.

Selama penyelidikan, kejaksaan mengatakan, diputuskan bahwa Lee telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Kesejahteraan dan Hak Anak dan Remaja serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Tuntutan juga mencakup tuduhan penyerangan tetapi tidak sampai pada percobaan pembunuhan, karena bukti tidak menunjukkan penggunaan senjata dalam serangan tersebut atau niat untuk membunuh, kata kejaksaan.

Namun, kejaksaan mengatakan, mereka akan menuntut hukuman maksimal untuk Lee sesuai hukum, mengingat kekerasannya terhadap seorang anak yang berkunjung ke Taiwan dan dampaknya terhadap citra pariwisata negara tersebut.

(Oleh Hsieh Chun-lin, James Lo, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.