Presiden Lai berduka atas pilot yang tewas dalam kecelakaan pesawat latih, perintahkan penyelidikan

02/06/2026 12:29(Diperbaharui 02/06/2026 12:29)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sebuah pesawat latih T-34 jatuh pada tanggal 2 Juni di Pangkalan Angkatan Udara Gangshan selama simulasi latihan penerbangan kegagalan mesin. (Sumber Foto : CNA, 2 Juni 2026)
Sebuah pesawat latih T-34 jatuh pada tanggal 2 Juni di Pangkalan Angkatan Udara Gangshan selama simulasi latihan penerbangan kegagalan mesin. (Sumber Foto : CNA, 2 Juni 2026)

Taipei, 2 Jun. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari Selasa (2/6) menyampaikan belasungkawa atas dua letnan kolonel Angkatan Udara yang tewas dalam kecelakaan pesawat latih T-34 dan mengatakan bahwa satuan tugas telah dibentuk untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut serta mencegah terjadinya tragedi serupa.

"Saya sangat berduka atas tragedi mendadak ini. Atas nama negara, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua pilot atas pengorbanan dan kontribusi mereka serta menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga mereka," kata Lai kepada wartawan di Taipei.

Lai mengatakan bahwa ia telah menginstruksikan Kementerian Pertahanan Nasional untuk membentuk satuan tugas guna menentukan penyebab kecelakaan secepat mungkin dan mencegah insiden serupa terulang kembali.

Ia juga mengarahkan kementerian untuk membantu keluarga yang ditinggalkan dalam pengurusan pemakaman agar para pilot mendapatkan perpisahan yang layak, tambah Lai.

Dalam sebuah pernyataan, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) mengatakan satuan tugas tersebut akan meninjau kondisi mekanis pesawat, prosedur pelatihan, dan langkah-langkah keselamatan untuk memastikan keamanan latihan di masa mendatang.

Menurut Angkatan Udara, pesawat dengan nomor ekor 3414 itu diterbangkan oleh Letkol Lu Chi-yu (盧季佑) dan Letkol Kuo Chun-nan (過俊男) dalam misi pelatihan simulasi kegagalan mesin. Pesawat tersebut jatuh di dekat ujung utara landasan pacu pada pukul 08.08 pagi, menewaskan kedua pilot, kata Angkatan Udara.

Rincian lebih lanjut belum tersedia saat ini.

(Oleh Sean Lin dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.