Taipei pertahankan urutan ke-14 dalam peringkat kota pelajar global

26/07/2026 12:50(Diperbaharui 26/07/2026 12:50)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : https://www.topuniversities.com/city-rankings)
(Sumber Foto : https://www.topuniversities.com/city-rankings)

London, 26 Juli (CNA) Taipei menempati peringkat ke-14 dalam pemeringkatan Kota Pelajar Terbaik 2027 versi Quacquarelli Symonds (QS) yang berbasis di Inggris, menyamai posisi tertingginya setelah mencapai posisi yang sama pada edisi 2026.

Juga di antara 150 kota yang masuk peringkat adalah Hsinchu (peringkat 74), Taichung (126), Taoyuan (131), dan Kaohsiung (134), dengan Kaohsiung untuk pertama kalinya masuk dalam daftar peringkat.

Peringkat yang hasilnya dirilis pada hari Selasa (21/7) itu didasarkan pada indikator-indikator seperti peringkat universitas, daya tarik, keterjangkauan, keragaman mahasiswa, dan aktivitas pemberi kerja.

Dalam siaran persnya, QS mencatat bahwa kota-kota di Taiwan yang masuk peringkat tampil sangat baik dalam hal keterjangkauan, dengan semuanya berada di antara 30 besar dunia.

Namun, kota-kota di Taiwan tertinggal dalam aktivitas pemberi kerja, yang mengukur seberapa kuat asosiasi pemberi kerja terhadap sebuah kota dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi, demikian menurut rilis tersebut.

Taipei menempati peringkat tertinggi di antara kota-kota Taiwan dalam kategori tersebut, berada di posisi ke-48, diikuti oleh Hsinchu (89), Taichung (143), Taoyuan (146), dan Kaohsiung (148).

QS mengatakan hasil ini mencerminkan hasil dari World University Rankings 2027 yang dirilis pada bulan Juni, di mana universitas-universitas Taiwan tampil kuat dalam indikator "employment outcomes" namun kurang baik dalam "employer reputation".

Meskipun lulusan dari Taiwan tampil baik di dunia kerja, survei pemberi kerja global yang digunakan untuk menilai reputasi pemberi kerja belum sepenuhnya mencerminkan posisi universitas tempat mereka menempuh pendidikan, kata QS.

Organisasi tersebut juga mengatakan bahwa Taiwan telah beralih dari pendekatan internasionalisasi yang sebagian besar bersifat akademis menuju strategi yang lebih terarah untuk menarik, melatih, dan mempertahankan talenta internasional, sebagian sebagai respons terhadap penurunan demografi dan kekurangan tenaga kerja.

Secara global, Seoul menempati peringkat teratas dalam pemeringkatan 2027, diikuti oleh Tokyo, London, dan Melbourne. Munich dan Sydney berbagi posisi kelima, di depan Paris, Berlin, Wina, dan Zurich.

Sementara itu, di Indonesia, Surabaya menempati peringkat ke-140, disusul Bandung (128), Yogyakarta (118), dan Jakarta (117).

Menurut QS, kota-kota hanya memenuhi syarat untuk dimasukkan jika memiliki populasi lebih dari 250.000 dan menjadi rumah bagi setidaknya dua universitas yang tercantum dalam QS World University Rankings terbaru.

(Oleh Chen Yun-yu, Wu Kuan-hsien, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.