PMI tewas pasca terjatuh saat bekerja di lokasi proyek New Taipei

11/05/2026 11:13(Diperbaharui 11/05/2026 11:14)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Jembatan Fuhe yang menghubungkan Distrik Yonghe, New Taipei dengan Taipei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Jembatan Fuhe yang menghubungkan Distrik Yonghe, New Taipei dengan Taipei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

New Taipei, 11 Mei (CNA) Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) tewas pada Minggu (10/5), diduga setelah terjatuh saat melaksanakan proyek perbaikan pipa saluran air di bawah sebuah jembatan di Distrik Yonghe, New Taipei, kata otoritas ketenagakerjaan.

Kantor Inspeksi Standar Ketenagakerjaan Kota New Taipei mengatakan bahwa setelah laporan diterima pada Minggu pagi, petugas segera dikirim ke lokasi di bawah Jembatan Fuhe untuk melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan penyelidikan awal, saat sedang bekerja di atas saluran pipa, PMI berusia 31 tahun itu terjatuh ke permukaan tanah dari ketinggian sekitar 10 meter, karena lokasi kerja tidak dilengkapi fasilitas pencegah jatuh. Ia dinyatakan meninggal dunia usai dilarikan ke rumah sakit.

Kantor Inspeksi Standar Ketenagakerjaan telah memerintahkan penghentian seluruh pekerjaan di lokasi, dan pekerja tidak boleh melanjutkan pengerjaan sebelum rencana perbaikan keselamatan disetujui dan dicatatkan.

Kantor tersebut juga mengatakan pihaknya menilai secara awal bahwa pihak pemberi kerja diduga lalai, dan jika terbukti benar, kasus ini akan dilimpahkan kepada kejaksaan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Jika kasus ini tidak mendapatkan hukuman dari putusan pengadilan, kata kantor tersebut, sanksi administratif berdasarkan Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja tetap dapat dijatuhkan berupa denda antara NT$30.000 (Rp16,6 juta) hingga NT$300.000.

Untuk melindungi hak keluarga korban, kata kantor tersebut, pihaknya juga akan meminta pemberi kerja membayar kompensasi kecelakaan kerja serta membantu keluarga mengurus bantuan santunan kecelakaan kerja.

(Oleh Wang Hung-kuo dan Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.