Taichung, 11 Mei (CNA) Kepolisian mengatakan pihaknya telah memeriksa empat pekerja migran Indonesia (PMI) yang terlibat bentrokan di alun-alun depan Stasiun Kereta Taichung pada Minggu (10/5) dini hari, diduga setelah cekcok dan meminum alkohol di ASEAN Plaza.
Kantor Polisi I Taichung mengatakan kepolisian pada sekitar pukul 03.00 Minggu menerima laporan mengenai bentrokan yang melibatkan sejumlah pekerja migran di sekitar Stasiun Kereta Taichung di Distrik Tengah.
Ketika petugas tiba di lokasi, hanya dua orang yang masih berada di tempat. Polisi kemudian segera memeriksa rekaman kamera pengawas untuk melakukan pelacakan, menurut kepolisian.
Penyelidikan menunjukkan bahwa empat PMI yang seluruhnya berusia sekitar 30 tahun sebelumnya sempat minum alkohol di ASEAN Plaza -- yang di kalangan pekerja migran kerap dikenal sebagai "Pyramid".
Setelah terjadi cekcok karena perselisihan ucapan, mereka sempat meninggalkan lokasi, tetapi kembali bertemu di alun-alun depan Stasiun Taichung dan terlibat adu mulut serta aksi saling dorong dengan tangan kosong, menurut kepolisian.
Dalam proses bentrokan tersebut, salah satu PMI terjatuh akibat mabuk dan kehilangan keseimbangan, sehingga mengalami luka di bagian kepala, sementara yang lainnya tidak mengalami luka yang jelas, kata kepolisian.
Kepolisian mengatakan pihaknya telah membawa keempatnya untuk diperiksa lebih lanjut, dan selanjutnya akan menangani perkara tersebut berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta dugaan pelanggaran Undang-Undang Pemeliharaan Ketertiban Sosial.
(Oleh Edison Su dan Jason Cahyadi)
Selesai/ja