Empat PMI diperiksa atas bentrokan di depan Stasiun Kereta Taichung

11/05/2026 10:58(Diperbaharui 11/05/2026 11:16)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Bentrokan sejumlah pekerja migran di Taichung. (Sumber Foto : Tangkapan layar video 社會事新聞影音)
Bentrokan sejumlah pekerja migran di Taichung. (Sumber Foto : Tangkapan layar video 社會事新聞影音)

Taichung, 11 Mei (CNA) Kepolisian mengatakan pihaknya telah memeriksa empat pekerja migran Indonesia (PMI) yang terlibat bentrokan di alun-alun depan Stasiun Kereta Taichung pada Minggu (10/5) dini hari, diduga setelah cekcok dan meminum alkohol di ASEAN Plaza.

Kantor Polisi I Taichung mengatakan kepolisian pada sekitar pukul 03.00 Minggu menerima laporan mengenai bentrokan yang melibatkan sejumlah pekerja migran di sekitar Stasiun Kereta Taichung di Distrik Tengah.

Ketika petugas tiba di lokasi, hanya dua orang yang masih berada di tempat. Polisi kemudian segera memeriksa rekaman kamera pengawas untuk melakukan pelacakan, menurut kepolisian.

Penyelidikan menunjukkan bahwa empat PMI yang seluruhnya berusia sekitar 30 tahun sebelumnya sempat minum alkohol di ASEAN Plaza -- yang di kalangan pekerja migran kerap dikenal sebagai "Pyramid".

Setelah terjadi cekcok karena perselisihan ucapan, mereka sempat meninggalkan lokasi, tetapi kembali bertemu di alun-alun depan Stasiun Taichung dan terlibat adu mulut serta aksi saling dorong dengan tangan kosong, menurut kepolisian.

Dalam proses bentrokan tersebut, salah satu PMI terjatuh akibat mabuk dan kehilangan keseimbangan, sehingga mengalami luka di bagian kepala, sementara yang lainnya tidak mengalami luka yang jelas, kata kepolisian.

Kepolisian mengatakan pihaknya telah membawa keempatnya untuk diperiksa lebih lanjut, dan selanjutnya akan menangani perkara tersebut berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta dugaan pelanggaran Undang-Undang Pemeliharaan Ketertiban Sosial.

(Oleh Edison Su dan Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.