Penodong pisau ke PMI di Changhua divonis 4 bulan penjara

20/03/2026 14:38(Diperbaharui 20/03/2026 14:38)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Kontributor pribadi)
(Sumber Foto : Kontributor pribadi)

Taipei, 20 Mar. (CNA) Seorang pria Taiwan yang menodongkan pisau ke leher seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Stasiun Kereta Api Changhua pada Januari lalu telah divonis empat bulan penjara yang dapat diganti denda, menurut pengadilan distrik.

Menurut surat tuntutan Kantor Kejaksaan Distrik Changhua, terdakwa, pria bermarga Wu (吳), pada 18 Januari membawa pisau lipat yang memiliki panjang sekitar 15 sentimeter saat dilipat dan tiba di stasiun dengan kereta, kemudian berjongkok di samping pilar stasiun.

Karena merasa dirinya diperlakukan tidak adil oleh sistem peradilan, ketika melihat beberapa PMI melintas, ia tiba-tiba mengejar mereka dari jarak beberapa meter di belakang, menurut kejaksaan.

Wu kemudian mengeluarkan pisau dari sakunya, mencekik leher salah satu pekerja migran dan menodongkan belati itu, sehingga menimbulkan ketakutan di antara orang-orang di sekitar, kata kejaksaan.

Petugas stasiun dan teman korban kemudian bersama-sama merebut pisau itu, sementara setelah menerima laporan, petugas kepolisian tiba di lokasi dan menangkapnya, lalu memprosesnya atas dugaan tindak pidana pengancaman sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, kata kejaksaan.

Hakim di Pengadilan Distrik Changhua mengatakan mereka mempertimbangkan bahwa Wu melakukan tindakan mengancam publik dan korban di tempat umum, sehingga membahayakan keamanan masyarakat dan patut dikecam.

Selain itu, kata hakim, mereka juga telah mempertimbangkan sikapnya yang mengakui perbuatannya setelah kejadian.

Oleh karena itu, Pengadilan Distrik Changhua menjatuhinya hukuman empat bulan penjara atas tindak pidana mengancam publik, yang dapat diganti dengan denda, menurut putusan.

Kasus ini dapat diajukan banding.

(Oleh Cheng Wei-chen dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.