Kejaksaan Taichung tahan wanita terduga pembunuh 2 putra di bawah umur

01/02/2026 15:45(Diperbaharui 01/02/2026 15:45)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kantor Kejaksaan Distrik Taichung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kantor Kejaksaan Distrik Taichung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 1 Feb. (CNA) Kejaksaan Taichung hari Sabtu (31/1) menahan seorang wanita yang diduga membunuh dua putranya, yang berusia 8 dan 3 tahun, dengan memberikan mereka obat-obatan yang tidak diketahui.

Pengadilan Distrik Taichung menyetujui permintaan untuk menahan tersangka, bermarga Chen (陳), tanpa akses komunikasi, karena beratnya kejahatan dan risiko tersangka mencoba melarikan diri atau bersekongkol dengan orang lain, kata Kantor Kejaksaan Distrik Taichung dalam siaran pers pada Sabtu malam.

Kepolisian Taichung mengatakan mereka menerima laporan pada pukul 1.31 dini hari Sabtu tentang dua anak yang ditemukan tanpa tanda-tanda kehidupan di sebuah gedung apartemen di Distrik Barat Taichung.

Polisi dan paramedis yang tiba di lokasi membawa kedua anak laki-laki tersebut, masing-masing berusia 8 dan 3 tahun, ke rumah sakit setempat di mana mereka dinyatakan meninggal dunia, sementara ibu mereka dibawa ke dalam tahanan perlindungan.

Autopsi telah dijadwalkan untuk menentukan penyebab kematian anak-anak tersebut, kata kejaksaan.

Laporan berita, mengutip sumber polisi anonim, mengatakan Chen telah memberi tahu temannya melalui telepon malam itu bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk bunuh diri, yang mendorong temannya untuk segera pergi ke rumah Chen, di mana ia menemukan kedua anak tersebut tanpa tanda-tanda kehidupan.

Saat interogasi pada Sabtu pagi, Chen tetap tidak kooperatif dan secara emosional tidak stabil, menolak untuk mengatakan apakah ia sengaja memberikan obat kepada anak-anaknya, dan menjawab "Saya tidak tahu" atau "Saya lupa" untuk banyak pertanyaan penyidik, lapor United Daily News (UDN).

Menurut laporan UDN, anak laki-laki Chen yang berusia 8 tahun adalah hasil pernikahannya dengan mantan suaminya, sedangkan anak laki-laki berusia 3 tahun adalah dari hubungannya dengan pacarnya saat ini, yang bekerja di sebuah restoran barbeku dan tidak berada di rumah saat dugaan pembunuhan terjadi.

Jika Anda mengalami pikiran untuk bunuh diri di Taiwan, mohon hubungi saluran siaga 1925, 1995, atau 1980 untuk mendapatkan bantuan.

(Oleh Hau Hsueh-ching, Matthew Mazzetta, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.