Kapal selam pertahanan dalam negeri pertama Taiwan lakukan uji coba bawah air

30/01/2026 13:25(Diperbaharui 30/01/2026 13:25)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : CNA)
(Sumber Foto : CNA)

Kaohsiung, 30 Jan. (CNA) Prototipe kapal selam pertahanan dalam negeri (IDS) Taiwan berlayar keluar dari Pelabuhan Kaohsiung pada hari Kamis (29/1) untuk memulai uji coba bawah air pertamanya.

Kapal selam tersebut, yang diberi nama Hai Kun, atau Narwhal dalam bahasa Inggris, meninggalkan pelabuhan sekitar pukul 10 pagi. Puluhan penggemar militer berkumpul di sepanjang tepi laut untuk menyaksikan acara tersebut, banyak yang melambaikan bendera Republik Tiongkok (Taiwan) dan meneriakkan "Ayo, Hai Kun!"

Dimulainya uji coba ini diumumkan oleh CSBC Corp., kontraktor utama program IDS, dalam siaran pers yang dikeluarkan sehari sebelumnya.

Hai Kun awalnya dijadwalkan untuk menyelesaikan uji coba laut pada November 2025, namun jadwal tersebut mundur karena kapal menjalani penyesuaian akhir sebelum uji penyelaman.

Penyelesaian uji coba laut sangat penting bagi program IDS, karena akan membuka pencairan dana sebesar NT$1 miliar (Rp534 juta) untuk tujuh kapal selam berikutnya, yang pembiayaannya dibekukan oleh Legislatif tahun lalu akibat keterlambatan.

Dalam siaran persnya, CSBC juga membela program tersebut dari kritik yang sering muncul bahwa kapal selam ini terlalu mahal dan kemajuan pengirimannya ke Angkatan Laut terlalu lambat.

Sudah hampir empat tahun sejak peletakan lunas Hai Kun pada November 2021, yang menurut CSBC lebih cepat dibandingkan waktu pembangunan kapal selam di negara lain, seperti kapal selam kelas Upholder milik Inggris dan kelas KSS-II milik Korea Selatan, yang masing-masing memakan waktu 6,5 tahun dan lima tahun.

Biaya Hai Kun sebesar NT$37,9 miliar, tidak termasuk torpedo dan fasilitas penyimpanan, juga tergolong moderat dibandingkan dengan program kapal selam diesel-listrik luar negeri, kata CSBC, dengan mengutip kapal selam kelas Jang Bogo milik Korea Selatan seharga NT$78,4 miliar dan kapal selam Type 214 milik Jerman seharga NT$95,9 miliar dengan kurs saat ini.

(Oleh Lin Chiao-lien, Sean Lin, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.