Sembilan orang ditahan dalam penipuan kripto senilai NT$5 miliar dengan hampir seribu korban

01/02/2026 12:18(Diperbaharui 01/02/2026 12:18)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto untuk ilustrasi semata. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Foto untuk ilustrasi semata. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 1 Feb. (CNA) Sembilan orang ditahan pada Sabtu (31/1) karena diduga terlibat dalam penipuan mata uang kripto yang menipu hampir 1.000 korban dengan kerugian lebih dari NT$5 miliar (Rp2,7 triliun) selama beberapa tahun.

Pengadilan Distrik Taipei menyetujui penahanan seorang tersangka utama bermarga Chiu (邱) dan delapan kaki tangannya, memerintahkan agar kesembilan orang tersebut ditahan tanpa akses komunikasi, kata pengadilan.

Kesembilan tersangka ditangkap hari Jumat setelah Kantor Kejaksaan Distrik Taipei memimpin penyidik dan kepolisian dalam penggerebekan serentak di sembilan lokasi.

Menurut kejaksaan, kelompok tersebut menjanjikan kepada investor imbal hasil bulanan yang aman antara 3 persen hingga 7 persen melalui investasi dalam mata uang kripto yang dikenal sebagai EGT dan TBT melalui situs pinjaman palsu.

Hampir 1.000 orang tertipu dengan kerugian lebih dari NT$5 miliar antara tahun 2022 dan 2025 setelah menghadiri seminar investasi yang diselenggarakan oleh sindikat tersebut, kata kejaksaan.

Kelompok ini juga diduga berada di balik penipuan terpisah pada 2023 yang melibatkan investasi mata uang kripto palsu dan energi hijau, yang menipu 316 orang dengan kerugian NT$277,3 juta.

Dalam kasus tersebut, Chiu dan 16 orang lainnya dituntut pada Desember 2025 atas dugaan penipuan dan pencucian uang. Meskipun Chiu awalnya ditahan tanpa akses komunikasi, ia kemudian dibebaskan dengan jaminan, dan kasusnya masih menunggu persidangan.

(Oleh Lin Chang-shun, Shih Hsiu-chuan, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.