Taipei, 7 Jan. (CNA) Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) pada Selasa (6/1) mengumumkan kebijakan-kebijakan utama yang akan diterapkan pada tahun 2026, termasuk menyediakan makan siang gratis di semua sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di kota tersebut.
Selain itu, pemerintah kota akan mengawasi keterlacakan makanan dan pengendalian kualitas untuk memastikan keterbatasan anggaran tidak membatasi pilihan bahan makanan, serta akan mempromosikan pendidikan gizi, demikian dikutip pejabat pemerintah kota dari pernyataan Chiang.
Diperkirakan kebijakan ini akan mengurangi pengeluaran orang tua sebesar NT$10.000 (Rp5,33 juta) per tahun.
Chiang juga mengumumkan langkah-langkah reformasi pendidikan, termasuk mengurangi satu jam pelajaran untuk wali kelas di sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas serta menaikkan tunjangan mereka, juga menambah jumlah staf administrasi khusus dan meningkatkan bonus bagi guru yang merangkap jabatan administrasi.
Layanan konseling psikologis gratis untuk guru juga akan diperluas, dengan jumlah sesi ditingkatkan dari 6-10 menjadi 8-12 per tahun ajaran, dan lokasi layanan diperluas dari lima distrik administratif menjadi 12.
Terakhir, kota ini juga memperluas penggunaan kartu lansia, kata Chiang.
Kartu tersebut, yang diberikan kepada penduduk berusia 65 tahun ke atas dan warga suku asli berusia 55 tahun ke atas, saat ini menyediakan 480 poin per bulan, yang dapat ditukarkan untuk layanan seperti transportasi umum, dengan setiap poin setara dengan NT$1.
Mulai 2 Januari, pemegang kartu dapat menggunakan poin untuk membayar biaya pendaftaran di Rumah Sakit Kota, sementara jumlah poin yang dapat ditukarkan untuk naik taksi akan meningkat dari 65 menjadi 85 mulai Februari.
Mulai Juli, subsidi bulanan akan dinaikkan dari 480 poin menjadi 600 poin, tambahnya.
Selesai/IF