Pengadilan Tinggi Taiwan ringankan hukuman skandal rokok ilegal 2019

28/08/2025 12:42(Diperbaharui 28/08/2025 12:42)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Agen keamanan NSB Wu Tsung-hsien. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Agen keamanan NSB Wu Tsung-hsien. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 28 Agu. (CNA) Pengadilan Tinggi Taiwan hari Rabu (27/8) mengurangi hukuman yang dijatuhkan kepada mantan personel Biro Keamanan Nasional (NSB), Kantor Kepresidenan, dan China Airlines (CAL) yang terlibat dalam skandal penyelundupan rokok pada tahun 2019.

Para tersangka, yang dipimpin oleh mantan agen keamanan NSB Wu Tsung-hsien (吳宗憲), dinyatakan bersalah atas dakwaan yang lebih ringan yaitu menyalahgunakan kekuasaan publik untuk keuntungan pribadi, bukan korupsi seperti yang diputuskan oleh Pengadilan Distrik Taipei dalam persidangan pertama pada Juni 2021, menurut putusan pengadilan.

Wu menerima hukuman terberat dari 12 terdakwa, dikurangi menjadi enam tahun dari hukuman awal sepuluh tahun empat bulan penjara, diikuti oleh dua tahun empat bulan untuk mantan agen NSB Chang Heng-chia (張恒嘉).

Pengadilan juga menemukan tiga dari empat karyawan CAL yang dituntut, termasuk mantan wakil presiden CAL Chiu Chang-hsin (邱彰信), telah membantu dalam kejahatan tersebut, dan menjatuhkan hukuman yang lebih ringan serta masa percobaan bersyarat, mengacu pada Pasal 30 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Republik Tiongkok.

Kasus ini masih dapat diajukan banding.

Insiden ini terjadi pada Juli 2019, ketika saat itu Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) sedang melakukan kunjungan ke Amerika Serikat dan Karibia.

Wu, yang bepergian bersama Tsai dengan pesawat CAL sebagai bagian dari tim pengamanannya, telah memesan terlebih dahulu 9.200 karton rokok dari toko bebas bea daring milik maskapai pada 8 Juli, tiga hari sebelum perjalanan Tsai.

Hukum Taiwan menetapkan bahwa pelancong hanya boleh membawa satu karton rokok bebas bea ke dalam negeri.

Mengetahui jumlah tersebut melebihi batas legal, Chiu dan dua personel CAL lainnya tetap mengatur agar rokok tersebut dimuat ke dalam kontainer bagasi dan disimpan untuk pengiriman selanjutnya di gudang bandara milik China Pacific Catering Services Ltd., anak perusahaan CAL, menurut kejaksaan.

Tak lama setelah penerbangan pulang Tsai mendarat di Bandara Internasional Taoyuan pada 22 Juli, rokok-rokok tersebut diserahkan kepada Wu di pelataran bandara, dan beberapa pejabat keamanan nasional mengeluarkan serta memuat rokok-rokok itu ke dalam lima kendaraan pemerintah atas instruksi Chang dan Wu.

Namun, berdasarkan informasi, petugas bea cukai mencegat kendaraan-kendaraan tersebut saat mereka berusaha meninggalkan bandara sebagai bagian dari iring-iringan Tsai untuk menghindari pemeriksaan, menggagalkan skema penggelapan pajak hampir NT$8,19 juta (Rp4,391 miliar).

Setelah penyelidikan, Kejaksaan Distrik Taipei mendakwa 13 orang, termasuk sembilan pejabat NSB dan Kantor Kepresidenan serta empat karyawan CAL, pada 23 Agustus 2019, atas tuduhan korupsi dan penggelapan pajak.

(Oleh Liu Shih-yi, Hsiao Hsu-chen, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.