New Taipei: Akan genjot inovasi layanan lansia untuk hadapi populasi menua

11/07/2025 14:44(Diperbaharui 11/07/2025 14:44)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Wali Kota New Taipei Hou Yu-ih (kiri) dan sejumlah pejabat lainnya dalam sebuah konferensi inovasi di Distrik Banqiao, Kamis. (Sumber Foto : CNA, 10 November)
Wali Kota New Taipei Hou Yu-ih (kiri) dan sejumlah pejabat lainnya dalam sebuah konferensi inovasi di Distrik Banqiao, Kamis. (Sumber Foto : CNA, 10 November)

New Taipei, 11 Juli (CNA) Pemerintah Kota New Taipei, Kamis (10/7) menyatakan bahwa seiring dengan menuanya populasi, mereka akan mengembangkan layanan perawatan berbasis inovasi dan teknologi, termasuk pengembangan pusat perawatan siang hari, fasilitas perawatan lokal terpadu, puskesmas berbasis teknologi, serta hunian ramah lansia.

Wali Kota New Taipei Hou Yu-ih (侯友宜) dalam sebuah konferensi inovasi hari Kamis menyebutkan bahwa pemerintah berencana membangun "desa inovatif perawatan lansia" di distrik Sanzhi dan Tamsui.

Dengan mengandalkan teknologi, ujarnya, proyek ini akan mendukung kebutuhan olahraga dan medis seluruh lansia di lokal.

Hou menambahkan, luasnya wilayah New Taipei dan kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan menuntut pendekatan berbeda dalam penyediaan layanan.

Untuk itu, ujarnya, pemerintah kota akan menggunakan puskesmas pintar sebagai pusat layanan, dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan alat bantu pintar untuk meringankan beban pengasuh dan memberikan pengalaman perawatan yang lebih manusiawi bagi para lansia.

Model layanan perawatan ini akan menggabungkan puskesmas pintar dengan fasilitas lokal dan pusat perawatan siang hari, serta hunian ramah usia, guna menciptakan lingkungan hidup yang mendukung kebutuhan lansia secara menyeluruh, tutur Hou.

(Sumber Foto : CNA, 10 November)
(Sumber Foto : CNA, 10 November)

Departemen Kesehatan New Taipei menyampaikan bahwa pemerintah kota berencana membentuk Kantor Perawatan Jangka Panjang Lansia pada 2026 untuk mengoordinasikan kebijakan, sumber daya, dan tata kelola perawatan lansia.

Di sisi lain, Wakil Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Lue Jen-der (呂建德) dalam sambutannya menyampaikan bahwa program nasional "Perawatan Jangka Panjang 3.0" dijadwalkan akan dimulai 2026. 

Program ini, lanjut Lue, akan memperluas cakupan penerima layanan, meningkatkan integrasi dengan sistem medis, serta mendukung lansia, keluarga pengasuh, dan lembaga perawatan dalam upaya menuju penuaan yang sehat dan bermartabat di lingkungan tempat tinggal mereka.

(Oleh Huang Hsu-sheng dan Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.