Taipei, 21 Agu. (CNA) Yuan Eksekutif (Kabinet) hari Kamis (20/8) meloloskan usulan anggaran pemerintah pusat untuk tahun 2027, yang akan mengalokasikan NT$1,1225 triliun (Rp623,47 triliun) untuk pertahanan, setara dengan 3,01 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Presiden Lai Ching-te (賴清德) telah menetapkan target agar anggaran pertahanan Taiwan tetap di atas 3 persen dari PDB sambil secara bertahap meningkatkan porsinya menjadi 5 persen pada 2030.
Arahan tersebut disampaikan setelah Tiongkok mengirim kapal perang dan pesawat tempur ke wilayah dekat Taiwan hampir setiap hari dan menggelar beberapa latihan militer skala besar yang mengepung pulau tersebut sejak 2022.
Rencana pengeluaran pertahanan 2027 mencakup NT$691,9 miliar dalam anggaran Kementerian Pertahanan Nasional, NT$218,2 miliar dalam anggaran khusus, dan NT$60,7 miliar dalam dana khusus nirlaba, menurut Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi, dan Statistik (DGBAS).
Sementara itu, anggaran pertahanan juga mencakup NT$103,8 miliar yang dialokasikan untuk pensiun militer dan NT$47,9 miliar untuk Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA), kata DGBAS, seraya menambahkan bahwa perhitungannya mencerminkan metode yang digunakan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO), yang menjadi model perencanaan anggaran pertahanan Taiwan oleh Lai.
Total anggaran pertahanan 2027 secara keseluruhan mencapai 3,01 persen dari PDB nasional, berdasarkan proyeksi terbaru yang diterbitkan DGBAS pada Agustus bahwa PDB akan mencapai NT$37,3 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan sebagai persentase dari PDB dibandingkan anggaran pertahanan 2026, yang mencapai 3,32 persen PDB.
Usulan anggaran umum pemerintah pusat berjumlah NT$3,9266 triliun, naik NT$891,6 miliar, atau 29,4 persen, dari anggaran 2026 yang sebesar NT$3,035 triliun, menurut DGBAS.
Pemerintah memperkirakan pendapatan pada 2027 akan mencapai NT$3,9266 triliun, meningkat NT$1,0643 triliun, atau 37,2 persen, dari anggaran 2026 yang sebesar NT$2,8623 triliun.
Terkait kebijakan kependudukan, pemerintah berencana mengalokasikan NT$373 miliar, termasuk NT$329,5 miliar untuk program dukungan keluarga, yang mencakup usulan pemberian tunai bulanan sebesar NT$5.000 untuk anak-anak usia 0-17 tahun.
Untuk kebijakan teknologi, NT$229,2 miliar telah dialokasikan untuk program pengembangan teknologi, termasuk NT$40,8 miliar untuk program terkait kecerdasan buatan.
Usulan anggaran tersebut akan menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran, dengan kebutuhan pinjaman sebesar NT$179 miliar untuk membiayai pembayaran utang.
DGBAS mengatakan perkiraan sisa utang pada akhir 2027 akan mencapai NT$6,8831 triliun, setara dengan 23,4 persen dari rata-rata PDB nominal tiga tahun sebelumnya dan di bawah batas maksimum 40,6 persen untuk utang dengan jatuh tempo satu tahun atau lebih.
Kabinet diperkirakan akan menyerahkan anggaran tersebut ke Parlemen yang didominasi oposisi untuk ditinjau paling lambat akhir Agustus.
Selesai/