AS desak Beijing untuk tunjukkan 'penahanan diri' setelah latihan militer di dekat Taiwan

02/01/2026 15:07(Diperbaharui 02/01/2026 15:07)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Washington, 2 Jan. (CNA) Amerika Serikat telah mendesak Beijing untuk menghentikan kampanyenya yang menekan Taiwan secara militer setelah latihan militer tembak langsung terbaru di sekitar pulau tersebut yang diadakan awal pekan ini.

"Kegiatan militer dan retorika Tiongkok terhadap Taiwan dan pihak lain di kawasan ini meningkatkan ketegangan secara tidak perlu," kata Tommy Pigott, wakil juru bicara utama Departemen Luar Negeri AS, dalam sebuah pernyataan pada Kamis (1/1).

"Kami mendesak Beijing untuk menahan diri, menghentikan tekanan militernya terhadap Taiwan, dan sebaliknya terlibat dalam dialog yang bermakna," kata Pigott.

"Amerika Serikat mendukung perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan dan menentang perubahan sepihak terhadap status quo, termasuk dengan kekuatan atau paksaan."

Sejumlah negara lain juga telah menyuarakan keprihatinan atas latihan terbaru Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), termasuk Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Filipina.

• Latihan militer Tiongkok di sekitar Taiwan timbulkan kekhawatiran global

PLA hari Senin mengumumkan latihan gabungan di sekitar Taiwan, dengan sandi "Misi Keadilan 2025", sebagai "Peringatan keras kepada kekuatan separatis 'kemerdekaan Taiwan'." Komando Palagan Timur PLA juga mengumumkan latihan tembakan langsung di perairan dan wilayah udara sekitar Taiwan pada Selasa.

Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengatakan pada Selasa bahwa PLA menembakkan 27 roket selama hari kedua latihan, dengan 10 di antaranya jatuh di perairan dalam zona tambahan 24 mil laut Taiwan, aktivitas tembak langsung Tiongkok terdekat yang pernah terjadi ke Taiwan.

 
 

(Oleh Chung Yu-chen, Hsiao Hsu-chen, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.