Taipei, 26 Juli (CNA) Sejumlah tokoh politik penting Taiwan memberikan suara pada Sabtu (26/7) pagi dalam pemungutan suara untuk mencabut mandat 24 legislator oposisi dari Partai Kuomintang (KMT) serta wali kota independen Hsinchu yang sedang ditangguhkan.
Baca juga: Pemungutan suara pemakzulan 24 legislator KMT dan Wali Kota Hsinchu dimulai
Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰), yang memberikan suaranya di Sekolah Menengah Pertama Sanmin Kota Taipei di Distrik Neihu, mengatakan ia sedang menjalankan hak dan tanggung jawab yang diberikan kepada setiap warga negara berdasarkan Konstitusi Republik Tiongkok (Taiwan).
Berbicara kepada wartawan setelah memberikan suaranya, Cho mengajak para pemilih yang memenuhi syarat untuk datang ke TPS, dengan mengatakan bahwa masyarakat harus menghargai hak pilih mereka dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
TPS di seluruh Taiwan dibuka pukul 8 pagi dan akan berlanjut hingga pukul 4 sore, diikuti penghitungan suara secara langsung.
Di tempat lain di Taipei, Chen Pei-chi (陳佩琪), istri mantan pemimpin Partai Rakyat Taiwan (TPP), Ko Wen-je (柯文哲), tiba di tempat pemungutan suara SMA Putri Jinou di Distrik Da’an, didampingi legislator KMT Lo Chih-chiang (羅智強) dan Anggota Dewan Kota Taipei, Chang Chih-hao (張志豪).
Chen mengatakan ini adalah pertama kalinya ia memberikan suara tanpa Ko, yang masih ditahan atas tuduhan korupsi, dan ia menyayangkan bahwa Ko tidak diberi hak untuk memilih setelah Pengadilan Administratif Tinggi Taipei menolak permohonannya pada hari Jumat
Mantan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) datang ke tempat pemungutan suara di SD Jian'an, Distrik Da'an, Taipei. Saat ditanya media, ia tidak memberikan jawaban, hanya tersenyum dan melambaikan tangan sebagai sapaan.
Sementara itu, mantan Presiden Ma Ying-jeou (馬英九), Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安), dan Wali Kota New Taipei Hou Yu-ih (侯友宜) juga terlihat di tempat-tempat pemungutan suara di Taipei dan New Taipei.
Saat dihampiri wartawan, Hou hanya berkomentar soal cuaca yang cerah dan mengajak warga datang memilih demi "Mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi Taiwan."
Di Taichung, Wali Kota Lu Shiow-yen (盧秀燕) terlihat tiba di tempat pemungutan suara SD Jian Xing pada pagi hari, namun tidak memberikan komentar kepada wartawan.
Di Kabupaten Hualien, Ketua Fraksi KMT Fu Kun-chi (傅崐萁) datang bersama istrinya, Bupati Hsu Chen-wei (徐榛蔚) di SMP Chi'an pada pagi hari, dan menyatakan harapannya agar seluruh rakyat bersatu padu dan bekerja keras demi kemajuan negara.
Bupati Taitung, Yao Ching-ling (饒慶鈴) setelah melakukan pemilihan mengatakan cuaca sangat baik dan suasana hatinya cukup senang, serta memperkirakan tingkat partisipasi akan tinggi seiring ia melihat banyak warga datang.
Wali Kota Keelung Hsieh Kuo-liang (謝國樑), yang pernah gagal dimakzulkan, mengatakan apa pun hasilnya, ia sangat berharap semua pihak dapat saling berjabat tangan, kembali ke jalur komunikasi yang rasional dan pragmatis, serta menjunjung prinsip "Mayoritas menghormati minoritas dan minoritas menaati mayoritas."
(Ditulis oleh Wu Shu-wei, Chao Min-ya, Li Chien-chung, Kuo Chien-shen, Ko Lin, Tyson Lu, Wang Chao-yu, Yeh Su-ping, dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF