Aliansi desak otoritas ambil langkah penegakan hukum efektif terhadap rokok elektrik

23/10/2024 19:41(Diperbaharui 23/10/2024 19:41)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 23 Okt. (CNA) Action Alliance on Basic Education (AABE), Selasa (22/10) mengungkapkan bahwa rokok elektrik telah menjadi sarana penting untuk penggunaan narkoba, namun tingkat penjatuhan sanksi sangat rendah, sehingga mereka mendesak pihak berwenang menetapkan langkah-langkah penegakan yang lebih ketat dan efektif.

Siaran pers aliansi tersebut hari Selasa menyampaikan, Ketua AABE, Wang Han-yang (王瀚陽), dalam wawancara dengan media mencatat bahwa "Undang-Undang Pengendalian Bahaya Tembakau" telah sepenuhnya melarang rokok elektrik.

Namun, kata Wang, setelah satu setengah tahun diterapkan, penggunaan rokok elektrik masih sering terlihat di jalanan, dan pemanas serta cairan (cartridge) rokok elektrik dapat dengan mudah diperoleh, menunjukkan lemahnya penegakan hukum.

Menurut Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), kata Wang, setelah undang-undang baru diberlakukan, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 500.000 kasus pelanggaran di berbagai kota, namun hanya lebih dari 1.200 yang dikenakan sanksi.

Hal ini menunjukkan rendahnya tingkat penjatuhan sanksi dan dapat membuat pelaku bisnis merasa bahwa mereka tidak akan ditangkap atau dikenakan sanksi hukuman yang berat, kata Wang.

Wang juga menyatakan bahwa remaja adalah korban utama dari narkoba jenis baru, dan rokok elektrik telah menjadi sarana penting untuk penggunaan narkoba.

Misalnya, "cartridge zombie" yang kontroversial dalam beberapa tahun terakhir, telah menyusup ke kehidupan remaja melalui rokok elektrik, kata Wang.

Hanya dengan memperkuat pengawasan dan penegakan terhadap perangkat pemanas dan cartridge, bahaya narkoba jenis baru dapat dihilangkan secara efektif, ujar Wang.

Wang mendesak MOHW untuk bekerja sama dengan Biro Investigasi Kriminal, guna menetapkan mekanisme penegakan hukum yang efektif dan melakukan pembersihan menyeluruh terhadap pasar rokok jenis baru, serta memberantas peredaran rokok ilegal. 

Selain itu, Wang menyarankan agar survei "perilaku merokok remaja" dan "perilaku merokok nasional" oleh Direktorat Jenderal Promosi Kesehatan (HPA) diubah dari setiap dua tahun menjadi setiap tahun.

Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan dengan hati-hati masalah pembukaan pasar rokok yang dipanaskan, agar tidak mengulangi kesalahan serupa.

(Oleh Chen Chih-chung dan Antonius Agoeng Sunarto) 

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.