Taipei, 22 Nov. (CNA) Sehari setelah kekalahan nihil poin pertamanya di Premier12 WBSC, Tim Taiwan bangkit dengan kemenangan telak 8-2 atas Tim Amerika Serikat pada Jumat (22/11), menjaga harapannya untuk melaju ke final.
Kemenangan di putaran super ini menandai kemenangan pertama Taiwan atas Amerika Serikat di turnamen bisbol internasional kelas atas, seperti Olimpiade atau World Baseball Classic, sejak 2003.
Kemenangan terakhir Taiwan atas Tim AS terjadi di Piala Dunia Bisbol 2003, dengan hanya ada satu kemenangan dalam sepuluh pertandingan sebelumnya sejak 1999.
Pertandingan Jumat berlangsung ketat dalam enam babak pertama, dengan selisih tidak pernah melebihi dua run. Namun, keadaan berbalik di babak ketujuh ketika Spencer Patton maju sebagai pelempar kelima Amerika, dengan Tim Taiwan memegang keunggulan 3-2.
Patton, yang mencetak 19 lemparan dalam babak tersebut, akhirnya harus merelakan lima hit dan satu walk, membuat Taiwan mendapatkan lima runtanpa mencatat out sebelum pelempar AS tersebut ditarik.
Papan skor tetap tidak berubah setelah ledakan serangan Taiwan itu.
Setelah pertandingan, shortstop Taiwan Chiang Kun-yu (江坤宇) menggambarkan hit krusialnya sebagai "pil penenang" untuk tim.
"Setiap orang di tim ini telah memberikan yang terbaik, bekerja keras untuk tim, untuk Taiwan, untuk penggemar Taiwan, dan untuk mereka yang bepergian ke Jepang untuk mendukung kami. Rasanya seperti kita semua bersatu, dan itu adalah perasaan yang luar biasa," kata pria berusia 24 tahun itu.
Tim Taiwan mencatat 14 hit saat serangannya bersinar, dengan masing-masing dari kesembilan pemukul berkontribusi setidaknya satu. Tembakan Pan Chie-kai (潘傑楷) di babak kelima, yang sempat memperjauh keunggulan Taiwan menjadi 3-1, menandai home run ketujuh tim dalam turnamen tersebut.
Sementara itu, pelempar Taiwan terus mendominasi. Sampai Jumat, tim tersebut belum memberikan lawan lebih dari tiga run dalam pertandingan apa pun selama kompetisi.
Kemenangan ini menjaga asa Taiwan untuk mendapatkan tempat di final Minggu. Namun, untuk maju, tim tersebut kemungkinan akan membutuhkan kemenangan atas Jepang dalam pertandingan mereka pada Sabtu malam, setelah kalah 3-1 dari mereka dalam pertandingan Grup B di Taipei.
Staf pelatih akan menentukan pilihan mereka untuk pelempar awal setelah menonton pertandingan Jepang melawan Venezuela pada Jumat malam, menurut Blue Wei (魏楚育), seorang pembawa acara ELTA Sports Taiwan.
Selesai/ML