Taipei, 28 Jun. (CNA) Pemasok minyak milik negara, CPC Corp., Taiwan, mengumumkan hari Sabtu (27/6) bahwa mereka akan menurunkan harga bensin dan solar domestik masing-masing sebesar NT$1 (Rp562) dan NT$0,8 per liter, sebagai respons terhadap penurunan harga minyak mentah internasional.
Ini adalah pekan kedua berturut-turut CPC memutuskan untuk menurunkan harga bahan bakar domestik seiring Amerika Serikat dan Iran memasuki negosiasi untuk gencatan senjata dan peningkatan volume pengiriman melalui Selat Hormuz.
Sebelum dua kali penurunan harga bahan bakar domestik dalam dua pekan terakhir, CPC telah mempertahankan harga pada tingkat yang sama selama 11 pekan berturut-turut, dengan menanggung kerugian akibat lonjakan harga minyak mentah, untuk meredakan tekanan inflasi pada konsumen dan pelaku usaha lokal.
Setelah keputusan tersebut, CPC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan merekomendasikan harga eceran turun menjadi NT$30,4, NT$31,9, dan NT$33,9 per liter untuk bensin tanpa timbal oktan 92, 95, dan 98, masing-masing, mulai tengah malam pada hari Senin hingga 5 Juli.
Harga yang direkomendasikan untuk solar premium juga akan turun menjadi NT$29,5 per liter selama periode yang sama, kata CPC.
Di bawah mekanisme harga mengambang CPC, yang didasarkan pada pembobotan 70 persen minyak mentah Dubai dan 30 persen minyak mentah Brent, rata-rata harga minyak internasional turun menjadi US$69,80 per barel pekan ini, dari US$76,39 pekan lalu.
Meskipun lebih banyak kapal telah melewati Selat Hormuz baru-baru ini, serangan terhadap kapal kargo kontainer milik Evergreen Marine Corp. Taiwan hari Kamis telah memperbarui kekhawatiran akan keselamatan di selat tersebut.
Menurut Evergreen Marine, kapal kontainer Ever Lovely yang terdaftar di Singapura terkena proyektil yang tidak diketahui, namun tidak ada korban luka di antara awak kapal, dan kapal serta muatan tetap tidak mengalami kerusakan.
Sejak perang di Timur Tengah pecah, CPC memperkirakan telah menanggung kerugian sebesar NT$17,26 miliar hingga hari Minggu, yang tidak sepenuhnya mencerminkan kenaikan biaya minyak mentah internasional pada harga bahan bakar lokal.