Dua turis selamat dalam kecelakaan arung jeram, satu damkar tewas

02/09/2026 17:32(Diperbaharui 02/09/2026 17:32)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Dua turis yang terdampar di sebuah beting pasir menaiki helikopter Kementerian Dalam Negeri di Kabupaten Nantou pada hari Rabu. (Sumber Foto : Otoritas setempat)
Dua turis yang terdampar di sebuah beting pasir menaiki helikopter Kementerian Dalam Negeri di Kabupaten Nantou pada hari Rabu. (Sumber Foto : Otoritas setempat)

Taipei, 2 Sep. (CNA) Dua dari lima turis terakhir yang rakitnya terbalik saat mereka berada di Sungai Zhuoshui di Kabupaten Nantou pada Minggu (30/8) telah dievakuasi dengan helikopter ke tempat yang aman dari sebuah beting pasir pada Rabu pagi.

Namun, seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) yang terlibat dalam operasi penyelamatan sebelumnya, bermarga Wu (伍), meninggal pada Senin.

Para turis mengirimkan sinyal darurat pada Minggu setelah permukaan air sungai tiba-tiba naik saat mereka sedang arung jeram, menurut Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Nantou.

Tim penyelamat yang tiba di daerah dekat Jembatan Sunhai di Desa Xinyi menemukan bahwa perahu karet telah terbalik di tengah arus deras dan air yang dilepaskan dari Waduk Wujie.

Dua dari peserta arung jeram berhasil menyelamatkan diri, namun tiga lainnya terjebak di beting pasir.

Ketiga orang tersebut berhasil dihubungi dan dipastikan selamat, dan upaya penyelamatan dihentikan setelah malam tiba.

Operasi dilanjutkan pada Senin, ketika petugas penyelamat berjalan menyusuri sungai dan mencapai para korban yang terjebak, berhasil menyelamatkan salah satu dari mereka.

Namun, ketika tim penyelamat kemudian mencoba melanjutkan operasi ke hulu menggunakan perahu karet penyelamat pada sore hari, perahu tersebut dihantam arus deras dan terbalik, yang mengakibatkan kematian seorang petugas pemadam kebakaran.

Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Nantou menyatakan penyesalan mendalam atas kematian Wu pada Senin, dan mengatakan akan berupaya mengamankan kompensasi dan tunjangan yang relevan untuknya serta membantu keluarga Wu dalam pengurusan pemakaman.

Pada malam harinya, Presiden Lai Ching-te (賴清德) juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Wu melalui sebuah unggahan di Facebook.

Menanggapi kemarahan publik atas keputusan para turis untuk melakukan arung jeram dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung, yang menyebabkan petugas pemadam kebakaran harus mengambil risiko dalam operasi penyelamatan, biro pemadam kebakaran mengatakan saat ini tidak ada dasar hukum untuk memberikan denda kepada mereka.

Berdasarkan peraturan otonomi daerah yang mengatur kegiatan pendakian, denda dan tuntutan penggantian biaya penyelamatan hanya berlaku untuk kecelakaan pendakian di kawasan pegunungan terbatas, sehingga ketentuan tersebut tidak berlaku untuk kecelakaan arung jeram, kata biro tersebut.

Ditambahkan bahwa biaya operasi penyelamatan, termasuk pengerahan petugas pemadam kebakaran, kendaraan penyelamat, perahu, dan helikopter, masih belum dapat diperkirakan.

Menteri Dalam Negeri Liu Shyh-fang (劉世芳) pada Selasa mengimbau masyarakat untuk memeriksa prakiraan cuaca sebelum berpartisipasi dalam aktivitas luar ruangan berisiko tinggi di daerah pegunungan atau sungai guna mengurangi risiko yang dihadapi oleh petugas penyelamat.

Juga pada Selasa, Bupati Nantou Hsu Shu-hua (許淑華) mengatakan pemerintah kabupaten akan meninjau peraturan yang ada dan mendiskusikan apakah perlu direvisi.

(Oleh Hsiao Po-yang, Wu Kuan-hsien dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.