KDEI Taipei kunjungi pelaku usaha Taiwan pengimpor teh dari Indonesia

21/08/2026 18:05(Diperbaharui 21/08/2026 18:05)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Wara Agustina Rukmini, Kepala Bidang Perdagangan KDEI didampingi oleh Arie Mardiansyah, analis bidang perdagangan mengunjungi pelaku usaha minuman teh. (Sumber Foto : KDEI Taipei).
Wara Agustina Rukmini, Kepala Bidang Perdagangan KDEI didampingi oleh Arie Mardiansyah, analis bidang perdagangan mengunjungi pelaku usaha minuman teh. (Sumber Foto : KDEI Taipei).

Taipei, 21 Agu. (CNA) Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei terus mendorong penguatan akses pasar teh Indonesia di Taiwan melalui kunjungan ke salah satu perusahaan pemasok bahan baku minuman yang mengimpor teh asal Indonesia, tulis rilis pers KDEI yang diterima oleh CNA.

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (12/8) tersebut untuk memperoleh masukan langsung dari pelaku industri terkait kebutuhan pasar, khususnya mengenai konsistensi kualitas dan kuantitas pasokan serta pemenuhan standar keamanan pangan Taiwan. Perusahaan juga menekankan pentingnya pengendalian residu glyphosate pada produk teh agar memenuhi batas maksimum yang ditetapkan Taiwan, yaitu 0,1 ppm, tulis keterangan tersebut.

Perwakilan KDEI Taipei berfoto bersama pelaku usaha minuman teh setelah kunjungannya di perusahaan tersebut. (Sumber Foto : KDEI Taipei).
Perwakilan KDEI Taipei berfoto bersama pelaku usaha minuman teh setelah kunjungannya di perusahaan tersebut. (Sumber Foto : KDEI Taipei).

Seperti yang disampaikan oleh Wara Agustina Rukmini, Kepala Bidang Perdagangan KDEI, pihaknya mengatakan bahwa masukan dari pelaku usaha menjadi informasi penting untuk diteruskan kepada produsen dan eksportir Indonesia agar produk teh Indonesia semakin sesuai dengan kebutuhan industri, berdaya saing, dan mampu memperluas pangsa pasar di Taiwan, ujar Wara yang menghadiri pertemuan tersebut. 

Pada kesempatan itu, KDEI Taipei juga turut mempromosikan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, yang akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, sebagai sarana bagi pelaku usaha Taiwan untuk bertemu langsung dengan produsen dan eksportir teh Indonesia serta menjajaki peluang kerja sama baru.

(Oleh Miralux)
Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.