Taipei, 11 Juli (CNA) Layanan feri dan penerbangan di seluruh Taiwan terganggu pada hari Sabtu (11/7) saat Taifun Bavi mendekat, dengan 116 perjalanan feri dan lebih dari 1.200 penerbangan dibatalkan, menurut otoritas transportasi.
Hingga pukul 13.00, pusat badai berada sekitar 250 kilometer timur laut Taipei dan bergerak ke barat laut dengan kelajuan 25 km per jam, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA).
Semua penerbangan internasional masuk dan keluar dari Bandara Songshan Taipei, Bandara Internasional Taoyuan, dan Bandara Internasional Kaohsiung dibatalkan pada hari Sabtu, begitu juga semua penerbangan di Bandara Internasional Taichung kecuali lima penerbangan.
Empat dari penerbangan tersebut, yang dijadwalkan tiba dari Korea Selatan dan Vietnam antara pukul 15.00 dan 17.00, tercatat mengalami penundaan, meskipun tidak ada satupun yang telah berangkat dari bandara asal mereka hingga pukul 15.30, sementara satu penerbangan dari Hong Kong yang dijadwalkan tiba pada pukul 19.55 masih tercatat "tepat waktu."
Semua penerbangan domestik di Taiwan, sebagian besar dari kota-kota di pulau-pulau terluar ke bandara di pulau utama Taiwan, juga semuanya dibatalkan pada hari Sabtu.
Untuk feri, Biro Maritim dan Pelabuhan mengatakan 116 perjalanan pada 13 rute feri dibatalkan untuk hari itu.
Layanan yang ditangguhkan termasuk rute yang menghubungkan Taiwan daratan dengan pulau-pulau terluar seperti Matsu, Kinmen, Pulau Hijau, Pulau Orchid, Penghu, dan Xiaoliuqiu, serta layanan feri lintas Selat Taiwan yang menghubungkan Matsu dan Kinmen dengan tujuan di Provinsi Fujian, Tiongkok.
Biro tersebut mendesak masyarakat untuk menghindari bepergian ke pulau-pulau terluar selama taifun, memperingatkan bahwa penangguhan feri dapat membuat pelancong terdampar.
Selesai/