Taipei, 11 Juli (CNA) Daerah pegunungan di Kabupaten Hsinchu, Kabupaten Miaoli, dan Taichung diperkirakan akan mengalami curah hujan terberat dalam 24 jam ke depan karena pita luar Taifun Bavi mempengaruhi Taiwan, kata Direktorat Jenderal Meteorologi Pusat (CWA) pada hari Sabtu (11/7).
Curah hujan kumulatif di daerah pegunungan ini dapat mencapai total 250 hingga 400 milimeter selama periode 24 jam yang dimulai pukul 14.00 hari Sabtu, kata CWA.
Bagian pegunungan di Hsinchu dan Miaoli sudah diguyur hujan pada hari Sabtu, menurut data CWA.
Hingga pukul 13.30, dari tujuh stasiun pemantauan cuaca di Taiwan yang mencatat curah hujan lebih dari 400 mm selama 13 jam pertama hari Sabtu, empat di antaranya berada di Kabupaten Hsinchu (dua di Desa Wufeng dan dua di Desa Jianshi), dan dua berada di Kabupaten Miaoli (di Desa Nanzhuang).
Daerah pegunungan di New Taipei, Taoyuan, Kabupaten Nantou, Kabupaten Chiayi, Kaohsiung, dan Kabupaten Pingtung juga diperkirakan akan mengalami hujan 200 mm hingga 340 mm selama periode 24 jam yang dimulai pukul 14.00 hari Sabtu, kata CWA.
Curah hujan paling signifikan di daerah dataran rendah diperkirakan terjadi di New Taipei, Kabupaten Hsinchu, dan Miaoli, dengan prakiraan curah hujan mencapai 150 mm hingga 250 mm, sementara daerah serupa di Keelung, Taipei, dan Taoyuan diperkirakan akan mengalami 100 hingga 190 mm, menurut CWA.
CWA memperingatkan bahwa mulai pukul 18.00 hari Sabtu hingga tengah malam, kecepatan angin di Orchid Island (Lanyu) dan Green Island (Ludao) serta di Kepulauan Matsu dapat mencapai 134 hingga 149 kilometer per jam.
Kabupaten Penghu, Keelung, Taipei, New Taipei, kota dan kabupaten Hsinchu, Taoyuan, dan Miaoli diperkirakan akan mengalami kecepatan angin hingga 89 km/jam pada periode yang sama, kata CWA.
CWA memperkirakan bahwa Taiwan akan keluar dari radius badai Topan Bavi pada akhir Sabtu malam atau awal Minggu pagi.
Selesai/