Hadirkan citra budaya di gerbang negara, MRT Taoyuan gunakan musik tematik lokal

07/07/2026 10:04(Diperbaharui 07/07/2026 10:04)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Acara peluncuran musik tematik MRT Taoyuan hari Senin. (Sumber Foto : Departemen Informasi Publik Kota Taoyuan)
Acara peluncuran musik tematik MRT Taoyuan hari Senin. (Sumber Foto : Departemen Informasi Publik Kota Taoyuan)

Taoyuan, 7 Juli (CNA) Melodi tematik klasik Hakka, masyarakat adat, dan lagu legendaris Taiwan akan mulai terdengar di tujuh stasiun MRT Taoyuan -- salah satu moda transportasi utama Bandara Internasional Taoyuan -- kata Taoyuan Metro Corp. pada Senin (6/7).

Di acara peluncuran, Wakil Wali Kota Taoyuan, Su Jun-pin (蘇俊賓) menyatakan bahwa selain memikul fungsi transportasi komuter, MRT Taoyuan juga mengemban tanggung jawab penting untuk menampilkan karakteristik budaya kota dan negara.

Pemerintah kota pada 2023 bekerja sama dengan Longtan Philharmonic Orchestra untuk memperkenalkan musik masuk stasiun "Bāng Chhun-hong" (望春風) di Stasiun A12 dan A13, yang menuai banyak pujian, kata Su.

Kini, dengan dukungan dari Kementerian Kebudayaan, program tersebut diperluas ke tujuh stasiun MRT agar para pelancong dapat langsung merasakan kehangatan keragaman budaya Taoyuan begitu melangkah ke dalam stasiun, lanjut dia.

Su berpendapat bahwa stasiun dan gerbong MRT bukan sekadar ruang transportasi publik biasa, melainkan juga wadah interaksi sosial yang bernilai tinggi. Ia pun berharap kehadiran musik dapat menyuntikkan elemen humanis dan budaya ke dalam sistem transportasi umum.

Proyek ini juga berkolaborasi erat dengan Longtan Philharmonic Orchestra serta talenta musik lokal, termasuk komposer muda Vincent Chang (張雁喆) yang terlibat langsung dalam proses kreasi aransemen, sekaligus memberikan lebih banyak panggung bagi para pemain musik generasi muda untuk berkembang.

Wakil Wali Kota Taoyuan, Su Jun-pin (keenam dari kiri) dan yang lainnya di acara peluncuran Senin. (Sumber Foto : Departemen Informasi Publik Kota Taoyuan)
Wakil Wali Kota Taoyuan, Su Jun-pin (keenam dari kiri) dan yang lainnya di acara peluncuran Senin. (Sumber Foto : Departemen Informasi Publik Kota Taoyuan)

Kepala National Hsinchu Living Arts Center, Yeh Yu-cheng (葉于正), mengatakan proyek seni suara ini mencakup tiga dimensi utama, yaitu esensi keindahan musik, pelestarian budaya lokal, dan keterlibatan komunitas edukasi.

Langkah ini mendobrak jarak antara seni dengan masyarakat melalui perpaduan harmonis antara musik klasik, jaz, dan melodi tradisional lokal, lanjut Yeh.

Yeh menyampaikan bahwa dengan menghubungkan tujuh stasiun di sepanjang jalur MRT, program ini mampu mempresentasikan ragam budaya yang dinamis mulai dari tradisi masyarakat adat Taiwan, Hakka, antusiasme olahraga, hingga sejarah panjang kota.

Sebagai kota gerbang internasional, Taoyuan memberikan kesan pertama bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Taiwan, dan melodi tematik "Mendengar Suara Daerah" ini diharapkan dapat memperkenalkan estetika budaya serta wajah ramah Taiwan kepada dunia, kata Yeh.

Taoyuan Metro mengatakan Chang mengadaptasi lagu-lagu terkenal dengan aransemen inovatif untuk menciptakan tujuh melodi masuk stasiun yang masing-masing berdurasi 30 detik, sehingga setiap stasiun memiliki "kartu nama suara" yang autentik. 

(Oleh Ricky Wu dan Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.