Taipei, 2 Juli (CNA) Langkah-langkah baru yang memperluas cakupan pekerjaan mengajar yang dapat diisi oleh warga negara asing dan memperluas layanan perawatan bagi profesional asing penyandang disabilitas dan lanjut usia mulai berlaku hari Selasa (30/6), menurut Dewan Pengembangan Nasional (NDC).
Dalam sebuah pernyataan hari Rabu, NDC mengatakan bahwa sebelumnya warga negara asing hanya dapat mengajar mata pelajaran tertentu di kelas khusus untuk anak-anak asing dan di sekolah menengah eksperimental berdasarkan aturan yang berlaku sebelumnya.
Mulai hari Selasa, sekolah dwibahasa negeri dan swasta dari tingkat SD hingga SMA dapat mempekerjakan guru asing untuk membantu pengajaran dalam bidang seni, pendidikan jasmani, musik, dan kelas berbasis aktivitas, menurut dewan tersebut.
Sekolah-sekolah dapat melakukannya melalui kuota staf tambahan atau dengan membuat guru asing berkolaborasi dengan guru lokal dalam mempersiapkan kelas, kata NDC.
Sekolah yang memenuhi syarat dapat mengajukan bantuan dari guru asing melalui Sistem Aplikasi Izin Kerja Guru Asing milik Kementerian Pendidikan.
Dalam hal layanan perawatan disabilitas dan lansia, sebelumnya hanya warga negara asing dari 12 negara, termasuk Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Singapura, serta anggota Program Mackay (untuk individu yang telah memberikan kontribusi jangka panjang di Taiwan) yang dapat mengakses manfaat tersebut.
Mulai hari Selasa, semua profesional asing dengan izin tinggal permanen yang telah tinggal di Taiwan selama lebih dari 10 tahun dan selama 183 hari atau lebih setiap tahunnya dapat menerima layanan disabilitas dan perawatan jangka panjang dengan dasar yang sama seperti warga negara Taiwan, kata NDC.
Penduduk asing penyandang disabilitas kini dapat mengajukan permohonan untuk identifikasi disabilitas dan penilaian kebutuhan, tambahnya.
Setelah penilaian, pemohon dapat mengakses layanan perawatan individual, termasuk rekonstruksi kehidupan, dukungan psikologis, bantuan hidup di komunitas, konseling pernikahan dan kelahiran anak, serta layanan perawatan harian dan inap.
Layanan dukungan untuk anggota keluarga yang menjadi pengasuh, termasuk perawatan pengganti, perawatan jangka pendek, lokakarya pelatihan untuk pengasuh, dan kunjungan ke rumah, juga tersedia.
Untuk perawatan lansia, warga negara asing berusia 65 tahun ke atas, atau mereka yang dinilai membutuhkan dukungan, dapat mengajukan layanan perawatan jangka panjang melalui pemerintah kota atau kabupaten dan pusat manajemen perawatan jangka panjang di kantor pemerintah daerah.
Dewan tersebut mengatakan bahwa langkah-langkah ini akan membantu meningkatkan lingkungan dwibahasa, menarik talenta asing, dan memberikan hak dasar kepada talenta asing di Taiwan.
Ini merupakan langkah kedua dalam pelaksanaan amandemen Undang-Undang Perekrutan dan Ketenagakerjaan Profesional Asing yang disahkan pada tahun 2025. Tahap pertama mulai berlaku pada 1 Januari, dengan fokus pada pelonggaran pembatasan kerja dan tinggal bagi profesional asing.