Taipei, 5 Jun. (CNA) Sembilan anak buah kapal (ABK) termasuk 8 asal Indonesia dievakuasi dari kapal tanker berbendera Saint Kitts dan Nevis bernama “Aquarius” yang mengalami kebocoran di ruang mesin saat berlayar di perairan barat daya Mitu, Kaohsiung pada Kamis malam (5/6), menurut otoritas penjaga pantai Taiwan.
Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) Cabang Tainan mengatakan mereka menerima laporan pada pukul 21.58 bahwa kapal tanker tersebut mengalami kebocoran di ruang mesin, dengan total sembilan awak kapal dalam kondisi membutuhkan bantuan.
Kapal tersebut diketahui berangkat dari Incheon, Korea Selatan, dan diawaki oleh satu warga negara Tiongkok serta delapan warga negara Indonesia, menurut CGA.
Menanggapi laporan tersebut, CGA segera mengerahkan kapal patroli untuk melakukan operasi penyelamatan di tengah kondisi laut yang buruk.
Kapal patroli tiba di lokasi pada pukul 22.33 dan menemukan bahwa kebocoran terjadi akibat kerusakan poros buritan yang menyebabkan air masuk ke ruang mesin. Para awak kapal saat itu telah menurunkan sekoci penyelamat dan bersiap meninggalkan kapal.
Petugas CGA kemudian segera mengevakuasi seluruh sembilan awak kapal ke kapal patroli. Tidak ditemukan luka pada para korban, dan mereka kemudian dibawa ke markas CGA Tainan sebelum dipindahkan ke Kaohsiung pada dini hari, kata otoritas tersebut.
CGA menambahkan bahwa kapal tanker tersebut saat ini sedang ditangani oleh Kantor Perhubungan Laut Kementerian Transportasi Taiwan (MOTC), yang mengoordinasikan penarikan kapal ke perairan aman menggunakan kapal tunda.
Sekitar 12–13 ton solar dan 200 liter minyak pelumas masih berada di dalam kapal, namun katup bahan bakar mesin telah ditutup sehingga tidak ada risiko langsung kapal terbalik, kata CGA. Kapal patroli juga tetap berada di lokasi untuk melakukan pemantauan.
(Oleh Chang jung-hsiang dan Jennifer Aurelia)
Selesai/IF