Kasus campak klaster baru teridentifikasi, 491 orang dipantau

03/06/2026 16:51(Diperbaharui 03/06/2026 16:51)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taipei, 3 Jun. (CNA) Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan pada Selasa (3/6) mengumumkan 491 orang akan dipantau hingga 16 Juni setelah dikonfirmasi memiliki kontak erat dengan satu kasus campak lokal yang tertular dari seorang pria asal Tailan berusia 20-an tahun di bagian utara Taiwan. 

Data statistik CDC menunjukkan akumulasi kasus campak yang dikonfirmasi di Taiwan sepanjang 2026 menjadi 11 kasus. Dari jumlah tersebut, 8 kasus merupakan kasus impor dari luar negeri dengan rincian negara asal masing-masing satu kasus dari Vietnam, Malaysia, Amerika Serikat, India, Indonesia, Kirgistan, Jepang, dan Tailan. Sementara itu, 3 kasus lainnya merupakan kasus infeksi lokal yang seluruhnya terkait dengan klaster penularan di dalam negeri.

Mengenai situasi epidemi global, Direktur CDC, Kuo Hung-wei (郭宏偉) menyatakan bahwa Jepang telah mencatat akumulasi 511 kasus campak sepanjang 2026, melampaui total kasus tahun sebelumnya (265 kasus) dengan konsentrasi kasus terbanyak di Tokyo, Prefektur Kanagawa, dan Prefektur Saitama. 

Selain itu, wabah di Bangladesh masih terus berlangsung sejak merebak pada bulan Maret lalu dengan akumulasi laporan mencapai 70.936 kasus (9.049 kasus terkonfirmasi) dan 585 kematian, dengan wilayah Dhaka sebagai yang terparah. 

Wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, Vietnam, dan Thailand juga terus melaporkan kasus baru serta pengeksporan kasus ke negara lain, lanjut Kuo.

CDC mengingatkan bahwa pencegahan melalui vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularan campak. 

Saat ini, stok cadangan vaksin gabungan campak, gondongan, dan rubella (MMR) bersubsidi pemerintah di dalam negeri sangat mencukupi, dan masyarakat diimbau untuk membawa balita mereka melakukan vaksinasi tepat waktu. 

Bagi orang dewasa yang lahir setelah tahun 1966 dan berencana melakukan perjalanan ke wilayah endemik campak dalam waktu dekat, disarankan untuk melakukan konsultasi medis dan menerima vaksinasi MMR 2 hingga 4 minggu sebelum keberangkatan.

(Oleh Shen Pei-yao dan Agoeng Sunarto)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.