Penahanan imigrasi Yilan gandeng masjid selama Ramadan

18/03/2026 12:42(Diperbaharui 18/03/2026 12:42)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Korps Administrasi Utara NIA)
(Sumber Foto : Korps Administrasi Utara NIA)

Taipei, 18 Mar. (CNA) Selama bulan Ramadan, pusat penahanan Direktorat Jenderal Imigrasi (NIA) di Kabupaten Yilan menyesuaikan jadwal kegiatan tahanan secara fleksibel hingga menyusun menu khusus sesuai kebutuhan mereka, juga menggandeng pihak masjid untuk memerhatikan kesejahteraan warga binaan Muslim, kata NIA.

Agar tahanan Muslim dapat menjalankan puasa dengan tenang, pusat penahanan Yilan menyiapkan ruangan khusus yang mengurangi gangguan dari luar dan menempelkan arah kiblat di lantai, serta memperbolehkan mereka menyesuaikan pakaian untuk mempermudah ibadah, kata NIA dalam siaran pers, Selasa (17/3).

Petugas penampungan juga terus memberikan perhatian dan bantuan yang diperlukan kepada warga binaan Muslim, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang ramah agama serta menegaskan penghormatan dan toleransi pusat penahanan Yilan terhadap keberagaman budaya, menurut NIA.

(Sumber Foto : Korps Administrasi Utara NIA)
(Sumber Foto : Korps Administrasi Utara NIA)

Pusat penahanan Yilan juga kedatangan sejumlah pihak eksternal, termasuk penatua Masjid Longgang dan beberapa relawan yang menyapa warga binaan Muslim dan membagikan bantuan pada 10 Februari dan 2 Maret serta dari Masjid Taipei yang mengadakan kegiatan kepedulian pada Senin sore, kata NIA.

Salah satu warga binaan Muslim dikutip NIA mengatakan: "Bulan Puasa sangat penting bagi kami. Terima kasih kepada NIA yang tidak hanya memberikan penghormatan dan dukungan, tetapi juga bekerja sama dengan masjid untuk memberikan banyak bantuan, sehingga puasa dapat berjalan dengan lancar."

Chuang Yi-chiang (莊懿強), kepala pusat penahanan Yilan, menyatakan bahwa selama bertugas, petugas harus terus berinteraksi dengan tahanan dari berbagai negara, sehingga menghormati dan memahami keberagaman budaya telah menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki seluruh personel.

Ke depannya, kata Chuang, pusat penahanannya akan terus meningkatkan upaya perhatian dan interaksi dengan warga binaan, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai organisasi sosial, demi menciptakan lingkungan penampungan yang ramah dan beragam.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.