MOFA imbau warga Taiwan tidak salahgunakan fasilitas bebas visa untuk kegiatan ilegal

04/02/2026 10:43(Diperbaharui 04/02/2026 10:49)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kementerian Luar Negeri. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kementerian Luar Negeri. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 4 Feb. (CNA) Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan hari Selasa (3/2) mengimbau warganya untuk tidak menyalahgunakan fasilitas bebas visa guna melakukan aktivitas ilegal saat bepergian ke luar negeri.

Imbauan ini disampaikan setelah terjadi peningkatan jumlah warga Taiwan yang ditangkap di Korea Selatan sejak awal tahun 2026 karena diduga terlibat dalam penipuan telekomunikasi, kata juru bicara MOFA Hsiao Kuangwei (蕭光偉).

Enam warga negara Taiwan telah ditangkap kepolisian Korea Selatan sejauh tahun ini terkait kasus tersebut, ujar Hsiao dalam jumpa pers mingguan MOFA.

Di masa lalu, kasus serupa yang melibatkan warga Taiwan biasanya hanya terjadi setiap satu hingga dua bulan, tambahnya.

Pemegang paspor Taiwan diizinkan masuk ke Korea Selatan tanpa visa untuk kunjungan wisata atau bisnis hingga 90 hari.

Hsiao mengatakan kasus serupa juga telah dilaporkan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir, di mana beberapa warga Taiwan yang masuk tanpa visa kemudian diketahui melanjutkan perjalanan ke Myanmar atau Kamboja untuk terlibat dalam perjudian daring atau penipuan telekomunikasi.

Untuk mencegah kasus serupa, otoritas Thailand terus meningkatkan pemeriksaan terhadap pengunjung bebas visa di pos pemeriksaan perbatasan, ujarnya.

Hsiao menegaskan kembali bahwa pelancong bebas visa tidak boleh terlibat dalam aktivitas ilegal atau aktivitas yang dilarang berdasarkan aturan bebas visa, termasuk pekerjaan berbayar.

(Oleh Joseph Yeh dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.